Permudah Pelayanan Publik, Eazy Paspor Imigrasi Semarang Dipuji Ombudsman
Ombudsman menilai inovasi pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas layanan pemerintahan.
Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah memberikan apresiasi terhadap inovasi layanan Eazy Paspor yang dijalankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang. Program layanan jemput bola tersebut dinilai mampu mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat melalui sistem kolektif yang lebih mudah, cepat, dan efisien.
Peninjauan terhadap layanan tersebut dilakukan pada Senin (11/5/2026) di Kota Semarang dan dihadiri jajaran Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah bersama pimpinan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang. Dalam kesempatan itu, Ombudsman menilai inovasi pelayanan publik berbasis kebutuhan masyarakat menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas layanan pemerintahan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Semarang, Ari Widodo, mengatakan layanan Eazy Paspor merupakan bentuk komitmen institusinya untuk menghadirkan pelayanan yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses untuk datang langsung ke kantor imigrasi.
"Melalui layanan Eazy Paspor, kami ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses untuk datang langsung ke kantor imigrasi. Kami berupaya memastikan pelayanan tetap profesional, transparan, dan sesuai standar pelayanan publik," ujar Ari Widodo.
Transformasi Digital
Ia menjelaskan, layanan tersebut juga menjadi bagian dari transformasi digital dan inovasi pelayanan yang terus dikembangkan Direktorat Jenderal Imigrasi guna meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan keimigrasian.
Sementara itu, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Siti Faridah, menyampaikan apresiasi atas upaya Kantor Imigrasi Semarang dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
“Kami melihat adanya komitmen yang baik dari Kantor Imigrasi Semarang dalam membangun pelayanan publik yang mudah diakses dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Inovasi seperti Eazy Paspor patut dipertahankan dan terus ditingkatkan kualitasnya,” kata Siti Faridah.
Inovasi
Menurutnya, inovasi pelayanan publik tetap harus dibarengi dengan pengawasan yang baik, kepastian prosedur, serta transparansi agar masyarakat memperoleh layanan optimal dan bebas dari praktik maladministrasi.
Melalui kegiatan tersebut, Ombudsman berharap sinergi antarinstansi dalam penguatan pelayanan publik dapat terus ditingkatkan guna menciptakan pelayanan yang cepat, mudah, dan akuntabel bagi masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Tengah.