Peringatan Maulid Nabi: Gubernur NTB Ajak Warga Jaga Kedamaian NTB Demi Investasi dan Pembangunan
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Kedamaian NTB, khususnya saat peringatan Maulid Nabi, demi kelancaran pembangunan dan masuknya investasi. Apa pesan lengkapnya?
Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal, menyerukan pentingnya menjaga ketenangan dan kedamaian di wilayahnya. Seruan ini disampaikan secara langsung saat beliau menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Beliau berharap agar seluruh proses pembangunan daerah dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Acara sakral tersebut berlangsung di Masjid Tariqul Jannah, Dusun Damarata, Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, pada hari Sabtu. Dalam kesempatan yang penuh berkah itu, Gubernur Iqbal secara khusus menekankan bahwa kondisi NTB tetap aman dan kondusif pasca-aksi demonstrasi mahasiswa yang sempat terjadi. Hal ini dianggap krusial untuk menarik minat para investor.
Menurutnya, Kedamaian NTB adalah kunci utama bagi kemajuan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ia secara tegas mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk bersama-sama menjamin stabilitas daerah. Dukungan kolektif ini sangat diperlukan demi masa depan NTB yang lebih cerah dan sejahtera.
Pentingnya Stabilitas untuk Pembangunan Ekonomi
Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa Nusa Tenggara Barat sangat membutuhkan suasana tenang dan damai untuk melanjutkan berbagai agenda pembangunan yang telah direncanakan. Kondisi yang kondusif ini menjadi prasyarat utama agar para investor, baik dari dalam maupun luar negeri, tidak ragu untuk menanamkan modalnya di daerah ini. Kehadiran investasi diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan asli daerah, serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
"NTB perlu ketenangan dan kedamaian untuk membangun, agar investor bisa masuk berinvestasi di daerah kita," ujar Iqbal, menekankan visi jangka panjangnya. Pemerintah Provinsi NTB, di bawah kepemimpinannya, telah berupaya keras dan berkomitmen penuh untuk memastikan kondisi keamanan tetap terjaga dengan baik. Ini adalah bagian dari strategi serius untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan di seluruh wilayah NTB.
Terbukti, berbagai agenda nasional maupun internasional yang berskala besar dapat berlangsung dengan aman dan sukses di NTB. Hal ini secara jelas menunjukkan bahwa upaya menjaga stabilitas dan menciptakan lingkungan yang kondusif telah membuahkan hasil positif yang nyata. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk terus memberikan dukungan penuh dalam menjaga lingkungan yang harmonis dan produktif ini, demi kemajuan bersama.
Peran Masyarakat dan Institusi Keamanan dalam Menjaga Kedamaian
Gubernur Iqbal secara khusus mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga stabilitas daerah. Beliau menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat adalah faktor yang sangat vital dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Tanggung jawab untuk menjaga ketertiban dan kedamaian ini merupakan tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh setiap individu.
"Saya mohon dukungan, bantuan tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat mari kita jamin keamanan masyarakat," kata mantan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri itu, menggarisbawahi pentingnya sinergi. Dukungan ini tidak hanya sebatas pada menjaga ketertiban fisik, tetapi juga mencakup upaya menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan bebas dari konflik. Sejatinya, Kedamaian NTB adalah hasil dari kerja keras dan partisipasi aktif semua pihak yang peduli terhadap kemajuan daerah.
Selain itu, Gubernur NTB juga mengingatkan seluruh masyarakat akan pentingnya memberikan dukungan penuh kepada institusi keamanan negara, yaitu Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Beliau menekankan bahwa kesalahan yang mungkin dilakukan oleh oknum tertentu tidak boleh serta-merta mencoreng nama baik dan integritas institusi secara keseluruhan. Masyarakat diminta untuk senantiasa mencintai dan menjaga institusi keamanan sebagai pilar penting negara.
"Mari kita cintai institusi keamanan kita polisi dan TNI, jangan membenci institusi, karena yang salah itu oknum. Mari kita jaga institusi polisi kita," pungkasnya dengan tegas. Pesan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kepercayaan antara aparat keamanan dan warga. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta ketertiban umum yang berkelanjutan serta lingkungan yang aman bagi seluruh lapisan masyarakat di NTB.
Sumber: AntaraNews