Sungguh Keji, Bayi Palestina Berusia 7 Bulan Wafat Ditembak Tentara Israel
Korban sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (5/6) setelah mengalami luka parah akibat penembakan yang dilakukan pasukan Israel terhadap kendaraan keluarganya di Kota Hebron, Tepi Barat bagian selatan.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi bayi tersebut sebagai Sam Fahd Abu Haikal. Korban sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Ditembak saat Perjalanan Mengunjungi Kerabat
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, insiden terjadi di kawasan Tel Rumeida, Hebron selatan. Saat itu, kendaraan yang ditumpangi keluarga korban ditembaki oleh pasukan Israel.
Selain menewaskan sang bayi, insiden tersebut juga menyebabkan kedua orang tuanya mengalami luka dengan kategori sedang.
Kantor berita resmi Palestina, WAFA, melaporkan bahwa ayah korban merupakan seorang dosen di Universitas Betlehem. Ia tinggal bersama istri dan putranya di Kota Betlehem, yang juga berada di wilayah selatan Tepi Barat.
Saat kejadian, keluarga tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju Hebron untuk mengunjungi rumah salah seorang kerabat mereka.
Dalih Israel
Menanggapi insiden tersebut, Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyatakan bahwa penembakan terjadi ketika personel mereka tengah menjalankan operasi di wilayah Hebron.
Dalam pernyataan resminya, IDF menyebut para prajurit mengira kendaraan yang melaju mendekati mereka merupakan ancaman.
"Seorang tentara IDF merespons dengan melepaskan tembakan tunggal ke arah kendaraan tersebut. Akibatnya, tiga warga Palestina terluka dan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis," sebut pernyataan itu dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026).
IDF mengakui hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa para korban merupakan warga sipil yang tidak terlibat dalam aktivitas apa pun yang menjadi sasaran operasi militer.
Militer Israel menyatakan insiden tersebut saat ini masih dalam proses peninjauan lebih lanjut.
"Seorang tentara IDF merespons dengan melepaskan tembakan tunggal ke arah kendaraan tersebut. Akibatnya, tiga warga Palestina terluka dan dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis," sebut pernyataan itu, seraya menambahkan bahwa penyelidikan awal menemukan mereka yang terluka adalah warga sipil yang tidak terlibat dan insiden tersebut kini sedang ditinjau kembali.