Gubernur NTB Ajak Anak Sumbawa Jaga Kelestarian Lingkungan NTB dan Berani Bermimpi
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengajak anak-anak di Sumbawa untuk mencintai dan menjaga kelestarian lingkungan NTB, serta berani bermimpi demi masa depan cerah. Simak pesan inspiratifnya!
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, baru-baru ini mengunjungi Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, untuk menyapa langsung anak-anak setempat. Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal menyampaikan pesan penting mengenai kelestarian lingkungan NTB dan masa depan generasi muda.
Bertempat di Masjid Jami Al-Ihsan, Desa Padasuka, pada Minggu, 10 Mei, Gubernur mengajak puluhan anak untuk mencintai alam dan berani bermimpi. Interaksi ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya menjaga hutan dan ekosistem sekitar.
Melalui metode dongeng interaktif, Gubernur Iqbal berhasil menarik perhatian anak-anak Sumbawa agar memahami dampak kerusakan lingkungan. Ia menekankan bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama demi keberlanjutan hidup seluruh makhluk.
Menanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menggunakan dongeng berjudul "Kiara Penjaga Hutan" untuk menyampaikan pesan kelestarian lingkungan NTB kepada anak-anak. Dongeng tersebut mengisahkan perjuangan seorang anak dalam menjaga hutan Lunyuk dari ancaman penebangan liar yang merusak.
Anak-anak yang hadir tampak antusias menyimak setiap detail cerita yang disampaikan langsung oleh Gubernur NTB tersebut. Dengan bahasa sederhana, dongeng ini menjelaskan hubungan langsung antara kelestarian alam dan kehidupan masyarakat.
Selain hutan, Gubernur Iqbal juga mengingatkan pentingnya menjaga satwa dan ekosistem pesisir, khususnya penyu dan kura-kura yang banyak ditemukan di pantai sekitar Lunyuk. Ia berpesan agar tidak mengambil semua telur hewan tersebut dan tidak mengganggu habitat mereka.
Pesan ini menekankan bahwa setiap makhluk hidup memiliki hak untuk tempat tinggal dan kelangsungan hidup. Menjaga keseimbangan ekosistem merupakan kunci utama dalam upaya pelestarian lingkungan NTB secara menyeluruh.
Inspirasi untuk Masa Depan dan Pendidikan
Gubernur NTB mengenang kondisi Lunyuk pada awal 1990-an yang masih dipenuhi hutan lebat dan satwa liar, berbeda dengan kondisi saat ini. Ia menegaskan bahwa tugas menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama agar lingkungan tetap lestari.
Tidak hanya fokus pada lingkungan, Gubernur Iqbal juga mendorong anak-anak untuk memiliki semangat belajar dan keberanian dalam meraih cita-cita. Ia berdialog dengan beberapa siswa yang bercita-cita menjadi guru, atlet, hingga pemimpin daerah.
Gubernur berpesan, "Mau jadi apapun nanti, jadilah anak yang bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan daerahnya." Pesan ini menekankan pentingnya kontribusi positif bagi komunitas dan daerah asal.
Dalam kesempatan dialog, seorang siswi SMP Islam Terpadu Hamzanwadi Lunyuk, Naura Fadila, menanyakan tentang kesetaraan pendidikan antara sekolah negeri dan swasta. Gubernur menanggapi bahwa semua anak memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk maju dan berprestasi.
Komitmen Pemerintah untuk Kesejahteraan Anak
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa program pemerintah dirancang untuk mendukung seluruh siswa tanpa membedakan status sekolah. Berbagai inisiatif seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Revitalisasi Sekolah diperuntukkan bagi semua anak.
Menurutnya, "Negeri maupun swasta, semuanya harus mendapatkan perhatian yang sama. Yang penting anak-anak NTB bisa tumbuh sehat, cerdas, dan punya masa depan yang baik." Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah provinsi terhadap masa depan generasi penerus.
Sebelum melanjutkan agenda di Desa Berdaya Padasuka, Gubernur NTB juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Ia menyerahkan bantuan sembilan kambing kurban, tujuh untuk desa dan dua untuk masjid setempat.
Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah provinsi dalam memperkuat ikatan sosial dan keagamaan di komunitas. Hal ini juga mencerminkan perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Sumber: AntaraNews