Gubernur NTB Ajak Warga Perkuat Komitmen Jaga Kelestarian Hutan NTB
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerukan masyarakat untuk memperkuat komitmen menjaga Kelestarian Hutan NTB, mengingat dampak kerusakan hutan yang memicu berbagai bencana alam yang merugikan.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengajak masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian hutan dan menghijaukan kawasan wisata di wilayah itu. Ajakan ini disampaikan saat kegiatan penanaman pohon di kawasan wisata Air Terjun Benang Kelambu, Lombok Tengah, Jumat. Beliau menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Iqbal mengungkapkan keprihatinan atas kerusakan hutan di NTB, khususnya Pulau Sumbawa dan Lombok bagian selatan. Kerusakan ini telah menjadi pemicu utama berbagai bencana alam yang merugikan masyarakat belakangan ini. Ia menegaskan bahwa hutan harus dijaga seperti keluarga sendiri, karena nasib masyarakat sangat bergantung pada kondisi hutan.
Bencana banjir yang melanda 14 titik di NTB setelah hujan tiga hari berturut-turut menjadi bukti nyata dampak kerusakan hutan. Selain itu, kerusakan jalan provinsi di area Sekotong hingga Mawun juga diakibatkan oleh gundulnya hutan di perbukitan. Ini menunjukkan urgensi tindakan pelestarian yang serius dan berkelanjutan.
Dampak Nyata Kerusakan Hutan di NTB
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menyoroti bahwa kerusakan lingkungan di Nusa Tenggara Barat telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Ia melihat langsung kondisi hutan yang gundul di berbagai wilayah, termasuk di Pulau Sumbawa dan Lombok bagian selatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Bencana alam seperti banjir yang melanda 14 titik di NTB baru-baru ini merupakan konsekuensi langsung dari deforestasi. Hujan deras selama tiga hari berturut-turut memperparah situasi, menunjukkan betapa rentannya ekosistem ketika hutan tidak lagi berfungsi sebagai penahan air. Kerusakan ini menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat dan infrastruktur.
Selain banjir, kerusakan infrastruktur jalan juga menjadi dampak nyata dari gundulnya hutan. Iqbal menyebutkan bahwa jalan provinsi di area Sekotong hingga Mawun mengalami kerusakan parah akibat hutan yang gundul di perbukitan sekitarnya. Hal ini tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga berdampak pada perekonomian warga yang bergantung pada akses jalan tersebut.
Momentum Ramadhan dan Peran Polhut dalam Kelestarian Hutan NTB
Gubernur Iqbal memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan sebagai ajakan untuk menahan diri dari tindakan merusak alam. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan ibadah puasa sebagai refleksi menjaga lingkungan. Ini adalah seruan moral untuk melindungi Kelestarian Hutan NTB demi masa depan.
Kepada para petugas Polhut, Iqbal memberikan pesan khusus untuk menganggap hutan sebagai bagian dari diri dan keluarga mereka sendiri. Ia menekankan bahwa nasib masyarakat di dataran rendah sangat bergantung pada upaya pelestarian hutan oleh Polhut. Peran mereka sangat vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur berjanji akan meningkatkan perhatian terhadap kesejahteraan dan fasilitas kerja para petugas kehutanan di masa mendatang. Ia juga mendorong Polhut untuk mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat sekitar hutan. Tujuannya adalah membangun kemitraan yang kuat antara petugas dan warga dalam menjaga lingkungan.
"Jadilah sahabat bagi mereka yang ada di sekitar hutan. Ajak mereka bersama-sama menjaga, agar kita bisa mewariskan sesuatu yang baik bagi anak cucu kita, bukan mewariskan kerusakan," ujar Iqbal. Pesan ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan pendidikan dalam upaya menjaga Kelestarian Hutan NTB untuk generasi mendatang.
Sumber: AntaraNews