Pemprov PBD Salurkan 20 Sapi Kurban Idul Adha 1447 H, Ajak Masyarakat Berbagi
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menyalurkan 20 sapi kurban Idul Adha 1447 H kepada masyarakat di wilayahnya, meski jumlahnya menurun dari tahun sebelumnya. Aksi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbag
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menyalurkan sekitar 20 ekor hewan kurban berupa sapi untuk masyarakat Muslim di wilayah tersebut. Penyaluran ini dilakukan dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pelaksanaan ibadah kurban dan mempererat tali silaturahmi antarwarga di PBD.
Gubernur PBD, Elisa Kambu, di Sorong pada Sabtu (23/5), menjelaskan bahwa jumlah bantuan hewan kurban tahun ini mengalami penurunan. Dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 40 ekor sapi, kali ini Pemprov PBD hanya menyiapkan sekitar 20 ekor sapi. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan kemampuan daerah dan kondisi yang ada saat ini.
Selain bantuan dari Pemerintah Provinsi PBD, masyarakat juga menerima dukungan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia. Sebanyak delapan ekor sapi disalurkan oleh Presiden ke sejumlah daerah di provinsi tersebut, melengkapi upaya pemerintah daerah dalam menyemarakkan Idul Adha.
Distribusi Sapi Kurban Merata di Wilayah PBD
Sebanyak 20 ekor sapi bantuan dari Pemprov PBD akan didistribusikan secara merata ke enam kabupaten dan kota di provinsi tersebut. Kota Sorong akan menerima delapan ekor sapi, sementara Kabupaten Sorong mendapatkan enam ekor. Daerah lainnya seperti Tambrauw, Raja Ampat, dan Sorong Selatan masing-masing akan menerima dua ekor sapi kurban.
Untuk bantuan dari Presiden Republik Indonesia, distribusinya juga mencakup beberapa wilayah penting. Kota Sorong menerima dua ekor sapi, sedangkan Kabupaten Sorong, Raja Ampat, dan Tambrauw masing-masing mendapatkan satu ekor sapi. Penyaluran ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang golongan.
Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa kehadiran pemerintah dalam penyaluran hewan kurban ini adalah bentuk kepedulian. Ini sekaligus memastikan bahwa semangat berbagi dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Papua Barat Daya, terutama dalam momen sakral Idul Adha.
Momentum Idul Adha untuk Solidaritas dan Berbagi
Gubernur Elisa Kambu menekankan bahwa momentum Idul Adha menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat. Perayaan ini adalah kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sedang melambat secara global. Pesan ini relevan mengingat dampak ekonomi yang mungkin dirasakan hingga ke tingkat kampung.
“Momentum Idul Adha mengingatkan kita supaya tidak hanya berpikir tentang diri sendiri, tetapi hidup untuk sesama dan saling berbagi,” ujar Elisa Kambu. Ia menambahkan bahwa kondisi ekonomi global yang berdampak hingga ke pelosok desa harus dihadapi dengan semangat solidaritas dan saling membantu antarwarga. Pemerintah Provinsi PBD berharap nilai-nilai ini dapat terus tumbuh di masyarakat.
Elisa Kambu juga mengajak masyarakat untuk tetap peduli terhadap sesama yang ada di sekitar mereka. Dengan komitmen hidup berdampingan dan saling berbagi, ia yakin masyarakat dapat melewati berbagai situasi sulit bersama-sama. Ia juga meminta masyarakat bersyukur atas bantuan yang diberikan, meskipun jumlahnya terbatas, karena rasa syukur akan menjadikannya berkat.
Apresiasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Ibadah Kurban
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al-Hidayah Kota Sorong, Wakid Surtiono, menyampaikan apresiasi yang tinggi. Ia berterima kasih atas bantuan hewan kurban yang diterima dari Presiden RI dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Apresiasi ini mencerminkan dampak positif dari program penyaluran kurban tersebut bagi komunitas Muslim setempat.
Masjid Al-Hidayah sendiri menerima satu ekor sapi limosin bantuan Presiden RI dengan bobot sekitar 900 kilogram. Selain itu, masjid ini juga mendapatkan satu ekor sapi Bali dari Pemprov PBD, serta satu ekor sapi tambahan dari Panitia Hari Besar Islam (PHBI). Kombinasi bantuan ini sangat berarti bagi pelaksanaan ibadah kurban di masjid tersebut.
Tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah, jamaah Masjid Al-Hidayah juga menunjukkan partisipasi aktif. Tahun ini, jamaah berhasil menghimpun delapan ekor hewan kurban dari masyarakat setempat, menunjukkan semangat gotong royong dan kepedulian yang kuat dalam komunitas.
Sumber: AntaraNews