Presiden Prabowo Sumbang 18 Sapi Kurban ke Sumsel, Bobot Minimal 959 Kg
Beberapa sapi didapat dari peternakan di Palembang dan lainnya tersebar di beberapa daerah.
Presiden Prabowo Subianto menyumbang 18 ekor sapi kurban pada Idul Adha tahun ke ini ke Sumatra Selatan. Semua sapi kurban miliknya itu berukuran jumbo. Bobotnya minimal 950 kilogram, nyaris seton.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi mengungkapkan, sapi kurban presiden dipilih dan dibeli langsung pejabat sekretariat kepresidenan di pusat-pusat peternakan di Sumsel. Beberapa sapi didapat dari peternakan di Palembang dan lainnya tersebar di beberapa daerah.
"Tahun ini ada 18 ekor sapi kurban sumbangan Presiden Prabowo untuk Sumsel," ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel Ruzuan Effendi, Selasa (19/5).
Ruzuan menyebut, sapi kurban itu diserahkan ke setiap kabupaten dan kota dengan masing-masing jatah satu ekor. Untuk sapi paling besar dengan bobot 1,18 ton diterima Pemprov Sumsel dan rencananya disembelih di Masjid Takwa Palembang.
"Untuk Palembang ada dua ekor, satu untuk Pemkot Palembang dan satunya lagi Pemprov Sumsel. Kita pilih penyembelian dan dibagi di lokasi padat penduduk," kata Ruzuan.
Kurasi Sapi Kurban
Ruzuan menjelaskan, dalam pemilihan sapi kurban presiden, pihaknya bersama Setpres menyodorkan tiga kandidat sapi ke pemerintah daerah untuk dilakukan eliminasi oleh tim seleksi. Tim memiliki variabel khusus, bagi bobot, kondisi fisik, dan kesehatan sapi.
"Yang paling utama memang bobot karena kalau bobot mempengaruhi kesehatan sapinya. Biasanya kalau bobot itu semuanya akan mengikuti dari sehatnya, tidak mungkin kalau tidak sehat bobotnya berat," kata Ruzuan.
Selama diserahkan ke tempat penyembelihan, sapi-sapi itu akan dilakukan pengawasan ketat agar tetap sehat hingga Idul Adha. Pola makannya juga diatur sehingga bobotnya bertambah selama seminggu ke depan.