Pemkot Jakbar Raih Rekor MURI Donor Darah Terbanyak Selama Ramadhan
Pemerintah Kota Jakarta Barat berhasil mencetak Rekor MURI sebagai wilayah dengan jumlah pendonor darah terbanyak selama Ramadhan 1447 H, menunjukkan semangat kemanusiaan yang tinggi di bulan suci.
Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai wilayah dengan jumlah pendonor darah terbanyak selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Penghargaan ini diberikan atas inisiatif kemanusiaan yang berhasil mengumpulkan ribuan kantong darah di tengah kebutuhan yang tinggi.
Piagam rekor tersebut diserahkan oleh Wakil Direktur MURI, Osmar Susilo, di kantor Wali Kota Jakarta Barat pada Jumat malam, 13 Maret 2026. Jakbar menjadi perwakilan dari tiga daerah, termasuk Sumatera Barat dan Riau, yang secara serentak menyelenggarakan kegiatan donor darah di bulan Ramadhan.
Pencapaian ini bukan hanya sekadar rekor, melainkan sebuah bentuk kontribusi nyata dalam memenuhi stok darah nasional yang cenderung menurun selama Ramadhan, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.
Apresiasi MURI atas Semangat Kemanusiaan di Bulan Suci
Wakil Direktur MURI, Osmar Susilo, menyatakan bahwa rekor yang diraih ini sangat mengharukan karena bersifat kemanusiaan dan dilaksanakan di bulan Ramadhan. Ia menekankan bahwa kegiatan donor darah terbanyak di bulan suci ini adalah sebuah pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi.
Osmar menjelaskan bahwa Jakarta Barat menjadi simbol penerimaan piagam rekor untuk kegiatan donor darah yang juga serentak dilakukan di Sumatera Barat dan Riau. Ini menunjukkan kolaborasi lintas wilayah dalam aksi kemanusiaan yang besar.
Meskipun jumlah pasti pendonor masih dalam penghitungan akhir, Osmar menyebutkan bahwa angka sementara telah menembus 8.000 orang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berdatangannya para pendonor hingga beberapa hari ke depan.
Pemkot Jakbar: Rekor Bonus, Kemanusiaan Tujuan Utama
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini, meskipun menegaskan bahwa rekor MURI bukanlah tujuan utama. Menurutnya, rekor adalah bonus, sedangkan tujuan sesungguhnya adalah untuk kemanusiaan.
Iin menambahkan bahwa hingga saat ini, jumlah pendonor di wilayahnya telah mencapai lebih dari 4.000 orang dan masih terus bertambah. Ini merupakan pengalaman perdana bagi Pemkot Jakbar menyelenggarakan kegiatan donor darah secara simultan selama lima hari berturut-turut.
Kegiatan donor darah selama Ramadhan dinilai sangat penting mengingat penurunan jumlah pendonor di bulan puasa, sementara kebutuhan darah di Jakarta tetap tinggi, mencapai sekitar 1.000 kantong per hari. Oleh karena itu, Iin menginstruksikan seluruh Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) setempat untuk turut serta dan berkolaborasi dalam aksi ini.
Strategi PMI DKI Jakarta Jaga Stok Darah Aman
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Beky Mardani, menjelaskan upaya pihaknya dalam menjaga ketersediaan stok darah selama Ramadhan. PMI telah meluncurkan unit-unit donor darah ke berbagai titik di Jakarta untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi.
Selain itu, PMI juga memberikan stimulus berupa paket sembako kepada para pendonor sebagai bentuk apresiasi dan untuk meningkatkan minat masyarakat. Stimulus ini diberikan di semua unit pelayanan darah PMI DKI, terutama pada periode H-5 hingga H+5 Lebaran.
Dengan berbagai strategi dan gencarnya kegiatan donor darah, Beky Mardani memastikan bahwa stok darah di Jakarta akan tetap aman selama Ramadhan. Antusiasme warga Jakarta Barat terlihat jelas dengan antrean panjang pendonor yang memenuhi ruangan Ali Sadikin di Pemkot Jakbar.
Sumber: AntaraNews