TMII Pecahkan Rekor MURI dengan Gelar Pagelaran 1.000 Penari dari 34 Provinsi

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berhasil mencatatkan Rekor MURI melalui pagelaran "Gelora Nusantara" yang menampilkan 1.000 penari dari 34 provinsi, menegaskan komitmen pelestarian budaya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
TMII Pecahkan Rekor MURI dengan Gelar Pagelaran 1.000 Penari dari 34 Provinsi
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berhasil mencatatkan Rekor MURI melalui pagelaran "Gelora Nusantara" yang menampilkan 1.000 penari dari 34 provinsi, menegaskan komitmen pelestarian budaya. (AntaraNews)

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mencatat Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) baru pada Sabtu (18/4) melalui pagelaran budaya "Gelora Nusantara" yang spektakuler. Acara ini menampilkan 1.000 penari dari 34 provinsi di Indonesia, memecahkan rekor sebagai Pagelaran Tari dari Asal Daerah Terbanyak secara medley.

Pencapaian ini bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 TMII di Jakarta, menandai tonggak penting dalam upaya pelestarian seni dan budaya nusantara. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara TMII, Anjungan Daerah TMII, serta Forum Komunikasi Guru Tari.

Plt. Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menyatakan bahwa "Gelora Nusantara" tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga berfungsi sebagai wadah edukasi dan promosi seni budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Ini menegaskan peran TMII sebagai pusat kebudayaan.

Pencatatan Rekor MURI ini sejalan dengan tema HUT ke-51 TMII, yaitu "Preservasi Budaya Tanpa Henti". Ratri Paramita menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah proses berkelanjutan yang harus terus dihidupkan, bukan hanya momentum sesaat.

Kolaborasi lebih dari 1.000 penari dari berbagai provinsi ini menjadi simbol nyata keberagaman budaya Indonesia yang dapat dirawat secara inklusif dan berkesinambungan. Ini menunjukkan semangat persatuan dalam melestarikan warisan bangsa.

TMII bertekad untuk menghadirkan pendekatan budaya yang semakin relevan dan dekat dengan masyarakat. Tujuannya adalah agar budaya tidak terasa jauh atau eksklusif, melainkan menjadi bagian dari keseharian semua kalangan, terutama generasi muda.

Pagelaran "Gelora Nusantara" menampilkan ragam tarian khas dari 34 provinsi di Indonesia secara berurutan, dimulai dari wilayah barat hingga timur Nusantara. Lebih dari 1.000 penari terlibat aktif dalam pertunjukan kolosal ini.

Beberapa tarian yang memukau penonton antara lain Tari Bungong Jeumpa (Aceh), Tari Sinanggar Tulo (Sumatra Utara), Tari Tang Tong Tong (Sumatra Barat), Tari Lancang Kuning (Riau), dan Tari Bedana (Lampung). Keberagaman ini menunjukkan kekayaan seni tari Indonesia.

Dari wilayah timur, ditampilkan Tari Janger (Bali), Tari Yamko Rambe Yamko (Papua), dan Tari E Mambo Simbo (Papua Barat), sementara dari Pulau Jawa hadir Tari Rek Ayo Rek (Jawa Timur), Tari Suwe Ora Jamu (DI Yogyakarta), Tari Cublak-Cublak Suweng (Jawa Tengah), Tari Manuk Dadali (Jawa Barat), hingga Tari Ondel-Ondel (DKI Jakarta).

Seluruh rangkaian pertunjukan berpuncak pada penampilan tari medley massal "Kicir-Kicir" yang dibawakan secara kolosal oleh seluruh penari. Harmoni gerak ini secara indah menggambarkan semangat persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.

Pencapaian Rekor MURI ini semakin memperkuat posisi Taman Mini Indonesia Indah sebagai destinasi budaya unggulan. TMII tidak hanya menampilkan kekayaan tradisi, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi interaksi, pembelajaran, serta pengembangan budaya yang dinamis dan kontekstual.

Melalui acara seperti "Gelora Nusantara", TMII berupaya menghadirkan pengalaman budaya yang lebih inklusif, interaktif, dan dapat dinikmati oleh semua kalangan. Hal ini sejalan dengan misi untuk mendekatkan budaya kepada masyarakat.

TMII berharap dapat terus menginspirasi masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya Indonesia. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk memperluas jangkauan promosi budaya Indonesia ke tingkat dunia, memperkenalkan kekayaan nusantara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi