Pemerintah Provinsi Jambi baru-baru ini menggelar kegiatan donor darah massal. Aksi kemanusiaan ini bertujuan utama untuk memenuhi kebutuhan stok darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. Inisiatif ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Kegiatan donor darah tersebut berlangsung di Kota Jambi pada Sabtu, 23 Agustus. Direktur RSUD Raden Mattaher, Herlambang, menyatakan bahwa upaya ini sangat krusial. Ketersediaan darah yang memadai menjadi prioritas mengingat tingginya permintaan dari pasien.
Setiap bulan, RSUD Raden Mattaher membutuhkan antara 1.000 hingga 1.500 kantong darah. Untuk mengatasi tantangan ini, pihak rumah sakit aktif melakukan strategi jemput bola. Mereka juga mengandalkan partisipasi masyarakat luas serta keluarga pasien.
Advertisement
Advertisement
Tingginya Kebutuhan Darah dan Upaya Pemenuhan
Kebutuhan darah di RSUD Raden Mattaher Jambi tergolong sangat tinggi. Setiap bulannya, rumah sakit ini memerlukan pasokan darah antara 1.000 hingga 1.500 kantong. Angka tersebut menunjukkan betapa vitalnya ketersediaan stok darah untuk layanan kesehatan.
Direktur RSUD Raden Mattaher, Herlambang, menjelaskan strategi yang dilakukan. Pihak rumah sakit tidak hanya menunggu, tetapi juga melakukan upaya jemput bola. Mereka secara proaktif mendekati berbagai komunitas dan instansi untuk menggalang donor darah.
Selain itu, donor darah dari keluarga pasien juga menjadi salah satu sumber penting. Mekanisme ini membantu mencukupi sebagian dari kebutuhan mendesak rumah sakit. Keterlibatan masyarakat sangat diharapkan untuk menjaga stabilitas bank darah.
Advertisement
Advertisement
Partisipasi Masyarakat dan Manfaat Donor Darah
Kegiatan donor darah yang diselenggarakan Pemprov Jambi ini bersifat terbuka untuk umum. Fitri, seorang tenaga kesehatan dari RSUD Raden Mattaher, menegaskan bahwa semua masyarakat dapat berpartisipasi. Syaratnya hanya perlu memenuhi kriteria kesehatan yang telah ditetapkan.
Darah yang berhasil dikumpulkan dari setiap kegiatan langsung disalurkan kepada pasien yang membutuhkan. Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Raden Mattaher selalu siap memberikan layanan. Mereka aktif hadir di setiap acara yang mengundang keramaian untuk memfasilitasi donor darah.
Salah seorang pendonor rutin, Ninda, mengungkapkan pengalamannya. Ia mengaku telah rutin menyumbangkan darah sejak masa kuliah dan merasa ini adalah panggilan jiwa. Menurutnya, donor darah tidak hanya membantu orang lain tetapi juga memberikan efek positif pada tubuh.
Advertisement
Ninda bahkan merasakan badannya menjadi lebih ringan setelah melakukan donor darah. Pengalaman pribadinya ini menunjukkan bahwa donor darah memiliki manfaat ganda. Selain altruistik, kegiatan ini juga dapat memberikan sensasi kebugaran bagi pendonor.
Sumber: AntaraNews