UTD PMI Cianjur Gencarkan Jemput Bola Jaga Stok Darah Ramadhan Tetap Aman
UTD PMI Cianjur gencar jemput bola ke kelompok pendonor. Ini demi menjaga stok darah Ramadhan tetap aman, mengingat penurunan drastis pendonor saat puasa dan kebutuhan darah yang tinggi. Jangan lewatkan detailnya!
Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kabupaten Cianjur mengambil langkah proaktif dengan menggencarkan aksi jemput bola. Ini dilakukan ke sejumlah kelompok pendonor darah. Tujuannya adalah menjaga ketersediaan stok darah selama bulan suci Ramadhan, yang kerap mengalami fluktuasi.
Kepala UTD PMI Cianjur, Susilawati, menjelaskan bahwa kebutuhan darah dari berbagai rumah sakit di Cianjur tetap tinggi selama bulan puasa. Namun, ia mencatat adanya penurunan signifikan pada tingkat pendonor. Kondisi ini menuntut UTD PMI untuk melakukan strategi jemput bola guna memenuhi kebutuhan vital tersebut.
Dalam upaya ini, UTD PMI Cianjur telah mendapatkan bantuan besar dari kegiatan donor darah massal. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Kampung Donor Darah Kecamatan Cibeber dan oleh Kepolisian Resor (Polres) Cianjur. Langkah kolaboratif ini menjadi kunci dalam menjaga pasokan darah di tengah tantangan Ramadhan.
Tantangan Ketersediaan Stok Darah Selama Ramadhan
Selama bulan puasa hingga menjelang Lebaran, tingkat kebutuhan darah di Cianjur tetap tinggi. Namun, jumlah pendonor darah justru menurun drastis. Normalnya, stok darah dalam sepekan dapat mencapai sekitar 250 labu.
Susilawati mengungkapkan bahwa pada pekan ketiga puasa hingga Lebaran, stok darah seringkali menipis. Hal ini memaksa UTD PMI untuk lebih banyak mengandalkan donor darah pengganti dari keluarga pasien. Penurunan stok darah menjelang akhir puasa bahkan bisa mencapai 40 persen.
Kebutuhan darah biasanya meningkat signifikan pada H-1 hingga H+3 Lebaran. Peningkatan ini termasuk untuk pasien kecelakaan, operasi bedah, dan pasien rutin seperti penderita thalasemia. Situasi ini menunjukkan urgensi menjaga ketersediaan stok darah.
Strategi Jemput Bola untuk Menjaga Stok Darah Ramadhan
Berbagai cara dilakukan oleh UTD PMI Cianjur untuk mengatasi penurunan stok darah. Salah satunya adalah dengan memberikan bingkisan sembako. Bingkisan ini diberikan kepada pendonor darah rutin atau pendonor baru yang datang langsung ke UTD PMI.
Dalam satu pekan terakhir, UTD PMI Cianjur sangat terbantu oleh kegiatan besar. Kegiatan tersebut adalah Kampung Donor Darah di Kecamatan Cibeber dan donor darah massal yang digelar Polres Cianjur. Inisiatif ini menjadi bagian penting dari strategi jemput bola.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk tetap mendonorkan darahnya. Dengan demikian, ketersediaan stok darah dapat terjaga. Hal ini penting demi memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan selama periode Ramadhan dan Lebaran.
Dukungan Polres Cianjur dalam Pemenuhan Stok Darah
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, menegaskan komitmen pihaknya untuk membantu kebutuhan darah di UTD PMI Cianjur. Mereka menggelar donor darah massal yang dibarengi dengan kegiatan Gerakan Pangan Murah. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali. Tujuannya adalah untuk membantu ketersediaan darah di Cianjur. Seluruh anggota Polres Cianjur juga diminta untuk rutin mendonorkan darahnya.
AKBP Alexander Yurikho Hadi menekankan bahwa setetes darah yang didonorkan dapat membantu dan menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan. Oleh karena itu, kegiatan donor darah ini akan terus digencarkan.
Sumber: AntaraNews