PMI Tangerang Lampaui Target: 75 Ribu Kantong Darah Terkumpul Sepanjang 2025
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang berhasil melampaui target Pengumpulan Darah PMI Tangerang dengan mengumpulkan 75 ribu kantong darah sepanjang tahun 2025 dari 1.400 kegiatan.
Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang mencatat pencapaian luar biasa sepanjang tahun 2025. Organisasi ini berhasil mengumpulkan sebanyak 75 ribu kantong darah dari 1.400 kegiatan donor yang tersebar. Angka tersebut melampaui target tahunan yang telah ditetapkan.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata tingginya kesadaran masyarakat Kota Tangerang dalam aksi kemanusiaan. Partisipasi pendonor sangat signifikan. Program "jemput bola" yang masif juga menjadi kunci utama. Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, mengapresiasi wujud nyata kemanusiaan ini.
Ketersediaan stok darah yang memadai sangat vital. Ini untuk memenuhi kebutuhan medis dan penanganan kegawatdaruratan. Ribuan kantong darah yang terkumpul akan didistribusikan secara strategis. Ini memastikan pasokan darah selalu tersedia bagi yang membutuhkan di Kota Tangerang dan sekitarnya.
Partisipasi Masyarakat Kunci Keberhasilan Pengumpulan Darah
Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, menegaskan bahwa pencapaian 75 ribu kantong darah sepanjang 2025 merupakan hasil dari partisipasi pendonor yang sangat signifikan. Selain itu, program jemput bola yang dilakukan secara masif turut berkontribusi besar dalam melampaui target tahunan. “Keberhasilan pencapaian ini menjadi wujud nyata kemanusiaan yang ditunjukkan semua lapisan masyarakat Kota Tangerang,” ujar Oman.
Inisiatif PMI untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan donor darah di lokasi strategis terbukti efektif. Hal ini memudahkan warga untuk berpartisipasi dan menyumbangkan darahnya. Antusiasme masyarakat menunjukkan kesadaran kolektif akan pentingnya donor darah untuk menyelamatkan nyawa.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, swasta, dan komunitas, juga berperan penting dalam menyukseskan setiap kegiatan donor darah. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem yang kondusif bagi gerakan kemanusiaan. Ini memperkuat solidaritas di tengah masyarakat Kota Tangerang.
Komitmen Distribusi dan Bantuan Kemanusiaan PMI
PMI Kota Tangerang tidak hanya fokus pada pengumpulan, tetapi juga berkomitmen penuh dalam mendistribusikan ribuan kantong darah yang terkumpul. Distribusi ini ditujukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan medis, penanganan kegawatdaruratan, dan aksi kemanusiaan. Oman Jumansyah memastikan bahwa darah akan sampai kepada yang membutuhkan.
Pendistribusian darah tidak hanya terbatas di Kota Tangerang. Hasil pengumpulan darah tahun lalu juga telah disalurkan untuk membantu korban bencana di wilayah lain. “Tidak hanya untuk memenuhi ketersediaan, hasil pengumpulan ribuan kantong darah sepanjang tahun kemarin telah didistribusikan untuk membantu kebutuhan medis sampai aksi kemanusiaan seperti yang belum lama ini dibagikan untuk membantu korban bencana Sumatera dan Aceh,” kata Oman.
Langkah ini menunjukkan peran vital PMI sebagai garda terdepan dalam respons kemanusiaan. Mereka tidak hanya melayani kebutuhan lokal tetapi juga berkontribusi pada skala nasional. Komitmen ini memperkuat citra PMI sebagai organisasi yang responsif dan berdedikasi.
Dukungan Penuh dari Pemerintah dan Legislatif Kota Tangerang
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran PMI. Ia menyatakan bahwa PMI bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar bagi mereka yang mendedikasikan diri untuk kemanusiaan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya terbantu saat darurat, tetapi juga semakin sadar akan arti solidaritas dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, ayo gabung dalam kegiatan sosial bersama PMI,” ujarnya.
Senada dengan Wali Kota, Ketua DPRD Kota Tangerang sekaligus Dewan Kehormatan PMI Kota Tangerang, Rusdi Alam, menyoroti ketersediaan darah sebagai kebutuhan vital. Ketersediaan darah sangat penting untuk menyelamatkan banyak nyawa, terutama saat kondisi darurat, bencana, atau kebutuhan medis mendesak.
Rusdi Alam juga mengajak seluruh anggota DPRD dan masyarakat Kota Tangerang untuk berpartisipasi aktif dalam aksi donor darah. Terlebih lagi, memasuki masa siaga bencana, stok darah harus selalu terjaga dengan baik. “Aksi donor darah adalah bentuk kepedulian nyata kita terhadap sesama. Memasuki masa siaga bencana, stok darah harus terjaga dengan baik. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh anggota DPRD dan masyarakat Kota Tangerang untuk ikut berpartisipasi,” ujar Rusdi.
Ia menekankan bahwa gotong royong dan kepedulian sosial adalah modal penting dalam membangun ketangguhan daerah. Ini penting untuk menghadapi berbagai potensi bencana. “Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergugah untuk rutin donor darah demi membantu sesama,” katanya.
Sumber: AntaraNews