PMI Tangerang Kerahkan 27 Personel Respons Cepat Evakuasi Banjir di Sembilan Kecamatan

PMI Tangerang sigap mengerahkan 27 personel untuk evakuasi banjir yang melanda sembilan kecamatan, memindahkan warga terdampak ke lokasi aman dan posko pengungsian.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PMI Tangerang Kerahkan 27 Personel Respons Cepat Evakuasi Banjir di Sembilan Kecamatan
PMI Tangerang sigap mengerahkan 27 personel untuk evakuasi banjir yang melanda sembilan kecamatan, memindahkan warga terdampak ke lokasi aman dan posko pengungsian. (AntaraNews)

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang menunjukkan respons cepat dalam penanganan banjir yang melanda sembilan wilayah kecamatan di Kota Tangerang pada Minggu, 8 Maret. Organisasi kemanusiaan ini mengerahkan sebanyak 27 personel ke beberapa titik terdampak untuk membantu warga.

Pengerahan personel ini dilakukan setelah PMI menerima laporan intensif serta hasil asesmen kondisi banjir yang parah di sejumlah lokasi. Tim relawan PMI segera diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir ke tempat yang lebih aman.

Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, menjelaskan bahwa tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (SATGANA) fokus pada evakuasi di wilayah seperti Duren Village, Karang Tengah, dan Perumahan Periuk Damai di Kecamatan Periuk. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen PMI dalam membantu masyarakat.

Berdasarkan data dari Posko PMI Kota Tangerang, beberapa wilayah menjadi prioritas utama dalam proses evakuasi. Area tersebut mencakup Perumahan Duren Village, Karang Tengah, Periuk Damai di Kecamatan Periuk, serta Perumahan Puri Kartika di wilayah Ciledug.

Di Perumahan Duren Village, tim PMI berhasil mengevakuasi 13 warga, terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan, ke lokasi yang lebih aman. Sementara itu, di Periuk Damai, lima warga berhasil diselamatkan, terdiri dari 3 laki-laki dan 2 perempuan, dari area dengan ketinggian air mencapai sekitar tiga meter.

PMI Kota Tangerang juga melaporkan bahwa tim PMI Ciledug, bersama dengan relawan lainnya, masih terus melakukan evakuasi warga di Perumahan Puri Kartika. Mereka berupaya memindahkan penduduk ke lokasi yang tidak terdampak banjir.

Oman Jumansyah menegaskan bahwa upaya evakuasi tidak hanya terpusat pada dua wilayah tersebut, melainkan juga mencakup beberapa titik lainnya yang memerlukan bantuan mendesak.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengonfirmasi bahwa sembilan wilayah kecamatan di kota tersebut terdampak banjir. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter di beberapa lokasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa hujan deras yang turun tanpa henti sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi menjadi penyebab utama banjir dan genangan. Kondisi cuaca ekstrem ini memicu meluapnya air di berbagai area permukiman.

Sejumlah warga yang terdampak banjir telah mengungsi ke posko-posko penampungan yang disediakan. Lokasi pengungsian tersebut antara lain RPH dan Mushola Petir Cipondoh, Masjid Ma’arif Petir, serta GOR Total Persada, yang menyediakan tempat aman bagi para korban.

PMI Kota Tangerang mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan kejadian banjir untuk segera menghubungi posko mereka. Komunikasi cepat sangat penting untuk memastikan respons yang efektif dan tepat waktu.

Masyarakat dapat menghubungi Posko PMI Kota Tangerang melalui telepon di nomor 021 3895 1051. Alternatif lain adalah melalui pesan WhatsApp di nomor +62 818-1824-2081.

Saluran komunikasi ini diharapkan dapat mempermudah warga dalam mendapatkan bantuan evakuasi atau informasi terkait penanganan banjir. PMI berkomitmen untuk terus siaga dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi