Founder PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk, Raffi Ahmad, mengaku bersyukur atas pencatatan perdana saham RANS di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurutnya, perjalanan perusahaan hingga menjadi emiten merupakan buah dari doa dan dukungan masyarakat Indonesia sejak RANS berdiri pada 2016.
Raffi mengenang, RANS berawal dari sebuah kantor sederhana di garasi rumah yang hanya digunakan untuk mendokumentasikan aktivitas keluarganya. Seiring bertambahnya pengikut di media sosial, ia merasa masyarakat terus mendoakan perjalanan hidup dan perkembangan usahanya.
"RANS dimulai dari garasi rumah. Awalnya hanya mengabadikan keluarga. Seiring waktu, semakin banyak masyarakat yang mengikuti dan mendoakan kami. Saya percaya keberkahan yang kami rasakan hari ini tidak lepas dari doa masyarakat Indonesia,” ujar Raffi saat seremoni IPO RANS, Jumat (10/7).
Ia mengatakan, pencatatan saham di BEI menjadi momen bersejarah karena kini RANS tidak lagi hanya dimiliki oleh dirinya dan Nagita Slavina, melainkan juga oleh masyarakat luas sebagai pemegang saham.
Raffi turut menyampaikan terima kasih kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), para mitra, investor, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses IPO. Ia juga mengapresiasi dukungan keluarganya, termasuk Nagita Slavina, kedua orang tua, dan anak-anak mereka yang hadir dalam seremoni tersebut.
Menurut Raffi, tujuan jangka panjang RANS bukan sekadar membangun perusahaan hiburan, tetapi menciptakan warisan yang dapat terus memberi manfaat bagi masyarakat.
"Mulai hari ini RANS bukan hanya milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Saya berharap RANS menjadi sebuah legacy, sebuah kendaraan yang membawa keberkahan bagi banyak orang. Kelak, ketika saya dan Nagita sudah tidak ada, RANS tetap hidup dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Advertisement
Saham RANS Tembus Batas ARA pada Hari Pertama Perdagangan
PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), perusahaan hiburan milik Raffi Ahmad resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (10/7). Pada hari pertama perdagangan, saham RANS langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA) setelah melonjak 34,12 persen.
Melalui Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO), RANS melepas 2.525.000.000 saham baru atau setara 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham. Dari aksi korporasi tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp429,25 miliar.
Saat perdagangan dibuka, saham RANS langsung melesat ke level Rp228 per saham atau naik 34,12 persen dari harga IPO. Kenaikan tersebut membuat saham RANS menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada awal perdagangan.
Antusiasme investor sudah terlihat sejak masa penawaran umum. IPO RANS mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dengan hampir satu juta investor mengikuti proses pemesanan saham. Tingginya minat tersebut mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.
Advertisement
Penggunaan Dana Hasil IPO
Dana hasil IPO akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis. Sebanyak 37,61 persen atau Rp161,5 miliar dialokasikan untuk penyelenggaraan konser, 19,80 persen atau Rp85 miliar untuk mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia, serta 18,64 persen atau Rp80 miliar untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.
Selain itu, 8,15 persen atau Rp35 miliar akan digunakan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bersama PT Feedloop Global Teknologi, 6,98 persen atau Rp29,95 miliar untuk melunasi sebagian fasilitas kredit investasi perseroan, dan 8,82 persen atau Rp37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.