Diterpa Berbagai Isu, Jampidsus Mengaku Dapat Perintah Penting

Febrie mengaku diperintah untuk fokus menuntaskan penanganan perkara dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN).

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Diterpa Berbagai Isu, Jampidsus Mengaku Dapat Perintah Penting
Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAMPidsus) Febrie Adriansyah. (Tim Merdeka).

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah mengaku mendapat perintah penting. Pernyataan itu disampaikan di tengah berbagai isu yang belakangan mengaitkan namanya.

Isu mengenai penyidik Polri yang menggeledah berbagai lokasi terkait kasus korupsi besar. Salah satu lokasi yang digeledah adalah rumah jampidsus di Sentul.

Febrie mengaku diperintah untuk fokus menuntaskan penanganan perkara dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN). Dia mengatakan, penyidikan kasus tersebut kini memasuki tahap pemberkasan. Proses itu menjadi prioritas karena berkaitan dengan batas waktu penahanan tersangka sehingga harus segera diselesaikan.

"Jadi sempat saya sampaikan bahwa yang di BGN ini, ini sedang berjalan proses pemberkasan, ya. Masih fokus di sana untuk cepat menyelesaikan. Perintah ke saya itu, yang menjadi prioritas," kata Febrie dalam konferensi pers di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).

Selain merampungkan pemberkasan, penyidik juga masih mendalami keterlibatan sejumlah pihak dalam perkara tersebut. Menurut Febrie, terdapat puluhan nama yang muncul selama proses penyidikan. Namun, ia menegaskan, kemunculan nama-nama tersebut belum tentu berkaitan dengan tindak pidana.

"Sedangkan nama-nama yang disebut oleh Pak Soni 41 orang, bahkan juga di kita berkembang 43, ya, 47 nama yang terlibat. Tapi tentunya itu kan tidak serta-merta bisa juga terkait dengan perbuatan melawan hukum dan bisa jadi proses pidana. Nah, ini kita lihat perkembangannya nanti," ujarnya.

Febrie memastikan penanganan perkara dugaan korupsi di BGN akan tetap dilakukan secara profesional. Di saat yang sama, Kejaksaan juga terus berkoordinasi dengan jajaran yang kini menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar program tersebut tetap berjalan sesuai rencana.

"Dan ini juga selalu komunikasi kita dengan rekan-rekan sekarang yang menakhodai MBG. Dan ini tentu menjadi program prioritas yang menjadi perhatian yang harus kita benahi segera dan bisa berjalan dengan cepat," katanya.

Saat disinggung mengenai isu yang mengaitkan dirinya dengan penyelidikan Polri hingga kabar dirinya akan mengundurkan diri, Febrie tidak memberikan tanggapan secara langsung. Ia hanya menegaskan hingga kini masih menerima arahan untuk mempercepat penyelesaian sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik.

"Jadi hingga saat ini, saya masih pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat, yang terbatas di waktu penahanan," ucapnya.

Rekomendasi