Otto Hasibuan Akui Masuk Komite Reformasi Polri Bentukan Prabowo, Yusril dan Mahfud MD juga
Wakil Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan membenarkan dirinya akan dilantik menjadi anggota Komite Reformasi Polri.
Presiden Prabowo Subianto akan melantik Komite Reformasi Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/10/2025) sore. Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih dan mantan Kapolri dikabarkan menjadi anggota Komite Reformasi Polri.
Wakil Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan membenarkan dirinya akan dilantik menjadi anggota Komite Reformasi Polri yang dibentuk Prabowo. Menurut dia, komite tersebut akan beranggotakan 9 orang.
"Ya, posisinya di mana kita kan belum tahu. Tapi saya diminta untuk satu dalam tim lah maksudnya Tim (Komite) Reformasi Polri ini, gitu," kata Otto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/11/2025).
"Saya dengar sembilan orang, tapi persisnya bagaimana, kita belum tahu," sambungnya.
Yusril, Mantan Kapolri dan Mahfud MD Masuk
Dia menyampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas juga akan menjadi anggota Komite Reformasi Polri. Otto belum mengetahui secara detail siapa saja jajaran kabinet yang masuk komite tersebut.
"Yang saya tahu hanya Pak Yusril dan juga mungkin Pak Menteri Hukum ya, Pak Suprahman ya. Yang lain belum (tahu)," ujarnya.
Otto menjelaskan mantan Kapolri juga akan bergabung menjadi anggota Komite Reformasi Polri dan pakar hukum. Salah satunya, mantan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.
"Waktu itu Pak Presiden mengatakan unsurnya ya, unsurnya akan ada diambil dari beberapa mantan Kapolri dan ada dari beberapa tokoh hukum. Nah itu yang pernah disampaikan oleh Presiden jauh hari sebelumnya. Sehingga kita diberitahukan, Pak Mahfud supaya masuk dalam tim. Ya saya tidak bertanya lagi siapa yang masuk. Tapi saya tahu unsurnya itu siapa saja," jelas Otto.
Para Pejabat Sudah Hadir di Istana
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, sejumlah pejabat negara yang sudah hadir di Istana yakni, Menteri Dalam Negeri sekaligus mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Penasihat Khusus Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri.
Kemudian, Pakar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie. Mereka datang memakai setelan jas lengkap dan dasi biru.