Menteri Haji Gus Irfan Optimistis Pemindahan Aset dari Kemenag Akan Segera Rampung
Gus Irfan mengungkapkan, meski sedikit agak sulit untuk pemindahan aset, akan tetapi permasalahan itu akan segera terselesaikan semuanya.
Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan mengaku sedikit sulit dalam memindahkan aset dari Kementerian Agama ke kementeriannya yang baru dibentuk.
Hal itu disampaikan usai menggelar pertemuan dengan Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan dan didampingi Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak.
"Sedikit agak sulit, tapi insya Allah kita sedang berbicara dengan teman-teman dari Kemenag," kata Gus Irfan kepada wartawan, Jakarta, Selasa (14/10).
Gus Irfan mengungkapkan, meski sedikit agak sulit untuk pemindahan aset, akan tetapi permasalahan itu akan segera terselesaikan semuanya.
"Dan insya Allah dalam waktu dekat akan segera clear semuanya."
Selain itu, untuk pemindahan aset ini nantinya pihaknya meminta pendampingan terhadap Kejaksaan Agung. Hal ini untuk memastikan jika aset-aset yang akan diterimanya nanti benar-benar bersih dan tidak ada permasalahan di kemudian hari.
"Dan banyak lagi termasuk kami meminta masukan terkait beberapa nama sekitar 300 - 400 orang yang akan masuk ke kementrian haji untuk ditracking, ditracing oleh Kejaksaan Agung untuk bisa memastikan bahwa mereka orang-orang bersih dan bisa bergabung dengan kami di kementerian haji," pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umroh Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan menyambangi Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Kedatangannya ini turut didampingi Wakil Menteri Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak.
Kedatangan keduanya itu untuk melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung, Sanitiar (ST) Burhanudin.
"Ada beberapa hal yang tadi kami bicarakan dan namun mohon nanti silahkan pak menteri untuk sampaikan apa yang tadi kita bicarakan," kata Burhanuddin kepada wartawan usai pertemuan, Jakarta, Selasa (14/10).