Maling Gasak 7 Motor Penonton saat Tau Tau Festival Bandung
Sedikitnya tujuh sepeda motor milik penonton dilaporkan hilang selama acara berlangsung, memicu keresahan di kalangan pengunjung dan mendorong polisi.
Aksi pencurian kendaraan bermotor mewarnai gelaran konser musik Tau Tau Festival di Tritan Point, Kota Bandung, pada Sabtu (30/5) hingga Minggu (31/5). Sedikitnya tujuh sepeda motor milik penonton dilaporkan hilang selama acara berlangsung, memicu keresahan di kalangan pengunjung dan mendorong polisi untuk menyelidiki kasus tersebut.
"Kalau yang terkait hilang [motor saat] konser betul, itu sudah ada laporan di Polsek. Ada tujuh laporan. Ya kan hari Sabtu maupun Minggu kemarin," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton, ketika dikonfirmasi pada Senin (1/6).
Anton menyebut para korban menitipkan motornya ke juru parkir ilegal dan tak mengunci stang motornya. Hal itu membuat para pelaku dengan mudah mencuri motor korban.
"Tukang parkirnya itu ya di tempat itu kan tidak ada ini ya, walaupun membayar tiket tidak menyiapkan tempat yang khusus lah karena ya sembarang, karena parkir liar kayaknya. Jadi nggak ada yang mengawasi, nggak ada CCTV," ucap dia.
"Di situ setiap kendaraan diarahkan untuk tidak dikunci stang, ya kan? Jadi semakin mempermudah pelaku, ya kan, untuk membawa kendaraan," lanjut dia.
Penyelidikan
Informasi yang dihimpun, korban sudah membayar uang Rp10 hingga Rp15 ribu ke juru parkir liar tersebut. Kini, sebagai tindak lanjut, polisi sedang melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti.
"Langkah-langkah kita yang kita lakukan, jadi setelah kita kemarin nerima laporan, ya kita langsung melakukan penyelidikan," ucap dia.
Sebagai informasi, terdapat sejumlah musisi yang tampil dalam gelaran konser musik Tau Tau Festival pada Sabtu (30/5) dan Minggu (31/5). Musisi yang tampil yakni Hindia, Banda Neira, Mahalini, Nadin Amizah, hingga Tulus.