Mabuk Berat, Warga Depok Kehilangan Motor, Dompet, dan Ponsel
Kanit Ranmor Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Teddy Rohendi menjelaskan, korban bersama temannya berniat pulang ke Depok.
Nahas dialami WAS (20), pemuda asal Depok, yang menjadi korban pencurian usai mabuk. Dalam kejadian tersebut, ia kehilangan sepeda motor, dompet, dan telepon genggam miliknya.
Kanit Ranmor Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Teddy Rohendi menjelaskan, korban bersama temannya berniat pulang ke Depok.
Namun karena masih terpengaruh minuman keras, keduanya menepi di pinggir jalan untuk istirahat. Nahas, sepeda motor yang diparkir dalam keadaan kunci masih menempel justru menjadi target kawanan pencuri.
"Setelah bangun ternyata sepeda motor tersebut sudah tidak ada hilang berikut dompet yang berisi STNK sepeda motor tersebut, SIM C, KTP dan Handphone yang tersimpan di dalam jok sepeda motor tersebut," kata Teddy dalam keterangannya, Senin (13/10).
Korban lalu melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan. Laporan itu langsung ditindaklanjuti Unit Ranmor Satreskrim Polres Jaksel. Setelah melakukan penyelidikan, tim berhasil membekuk dua pelaku.
Mereka adalah HAP (42), sang eksekutor, dan AZ (27), joki. Keduanya diringkus di kawasan Gang Madrasah, Rawajati, pada Minggu 12 Oktober 2025.
Dari tangan mereka, polisi mengamankan motor curian Yamaha Mio Z milik korban, serta Mio Z yang dipakai untuk beraksi. Dalam kasus ini, tersangka dijerat Pasal 362 KUHP.
"Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian," katanya.