Kronologi Romli Perkosa hingga Bunuh Desi Usai Diteriaki 'Maling'
Romli ditangkap karena telah memperkosa dan membunuh seorang karyawan sate bernama Desi Junia Safitri (24) di Lampung Utara
Satreskrim Polres Lampung Utara meringkus Romli Rama Dani (19) warga Desa Tanah Abang, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara.
Romli ditangkap karena telah memperkosa dan membunuh seorang karyawan sate bernama Desi Junia Safitri (24) di Lampung Utara
Kasatreskrim Polres Lampung Utara, AKP Apfryyadi Pratama mengatakan pihaknya berhasil mengamankan pada Jumat (11/8 di Kampung Negeri Besar, Kecamata Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan.
"Benar, saat diamankan adanya perlawanan dan mencoba melarikan diri. Dan kami lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku," katanya Senin (11/8).
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/8) malam, Romli mendatangi warung sate tempat korban Desi bekerja. Lalu Ia berusaha masuk dengan cara lompat dari pagar tembok yang berada di samping warung tersebut.
"Awalnya pelaku berniat mencuri barang dan akhirnya pelaku pun melihat kotak amal dan selanjutnya naik ke lantai 2 yang ada kamar korban," jelasnya.
Niat Awal Ingin Mencuri
Pelaku pun melihat dompet korban tengah tergantung ditembok, korban pun terbangun dan memergoki aksi itu dan berteriak 'maling'. Karena terdesak Romli pun menutup wajah korban dengan bantalan dan memperkosa serta menganiaya korban hingga meninggal dunia.
"Korban di perkosa dan di pukul serta di cekik hingga meninggal dunia. Setelah melihat korban yang tak bernyawa pelaku menutup kepala pelaku dengan sehelai kain lalu mengambil uang terdapat di dompet Rp 170 ribu serta kotak amal dengan uang sebesar Rp 430 ribu. Lalu keluar menuju motor dan melarikan diri,"ucap Aprfyyadi
Aprfyyadi menyebutkan uang tersebut digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, pasal pelaku sampai saat ini tak bekerja alias pengangguran. Dan pelaku pun sempat memasukan botol deodorant ke area anus korban.
"Dari pengakuannya Benar itu (memasukan botol deodorant). Tapi itu masih kami dalami maksud dari perbuatan tersebut. Yang pasti saat ini pelaku sudah kami amankan," tandasnya.