Kasus penemuan mayat wanita dalam kondisi membusuk di bekas kebun nanas di Muara Enim, Sumatera Selatan, akhirnya terkuak. Korban ternyata pegawai dapur makan bergizi gratis yang tewas dibunuh rekan kerjanya.
Korban diketahui berinisial WL (50), pegawai dapur MBG di kawasan Plaju Palembang. Sementara pelaku adalah pria inisial AN (38), yang merupakan rekan kerja korban.
Pembunuhan berawal dari ajakan korban ke pelaku untuk jalan-jalan sehari sebelum kejadian. Namun pelaku menolak karena ingin mengantar terpal yang dipinjam ke pamannya di Gaung Asam, Muara Enim, menggunakan mobil travel.
Korban memaksa ikut ke sana. Dia juga menawarkan berboncengan sepeda motor miliknya dan dikabulkan pelaku hingga keduanya berangkat bersama pada Kamis (22/1).
Sepanjang jalan, korban selalu menggodanya, mulai dari memeluk, mencium, hingga lainnya yang membuat pelaku risih. Dia pun mengingatkan korban agar bersikap biasa saja karena sudah punya anak dan istri.
Ternyata korban kembali mengulanginya. Pelaku emosi dan menghentikan motor di jalanan yang sepi. Di sana, dia menerjang korban hingga terjatuh. Korban berontak dan melawan.
Pelaku yang gelap mata mengikat leher korban dengan jilbab hingga tewas di tempat. Mayatnya dibuang pelaku ke semak-semak bekas kebun nanas.
Untuk menghilangkan barang bukti, pelaku meninggalkan sepeda motor korban di perkebunan di Lembak, Muara Enim, dan membuang kunci kontaknya. Dia jalan kaki ke jalan raya dan menumpangi mobil travel menuju Palembang.
Selama sepekan usai kejadian, pelaku merasa hidupnya tak tenang. Alhasil, dia memutuskan menyerahkan diri ke rumah anggota polisi dan selanjutnya diantar ke Polsek Ilir Barat II Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Selasa (27/1) malam.
"Pelaku mengakui sudah membunuh korban karena kesal sering diganggu korban," ungkap Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol Fauzi Saleh, Rabu (28/1).
Fauzi menyebut tersangka sehari-hari bekerja sebagai office boy di SPPG Plaju Palembang. Sementara korban bertugas mencuci ompreng di dapur tersebut.
"Keduanya saling kenal karena sama-sama kerja di dapur MBG," kata Fauzi.
Advertisement
Pelaku Diserahkan ke Polres Muara Enim
Untuk proses lebih lanjut, pelaku diserahkan ke Polres Muara Enim. Sebab lokasi pembunuhan dan penemuan mayat korban berada di wilayah itu.
"Kami hanya introgasi sedikit untuk memastikan pengakuannya," kata Fauzi.
Advertisement
Penemuan Mayat
Sebelumnya, warga Desa Gaung Asam, Kecamatan Belida Darat, Muara Enim, Sumsel, heboh dengan penemuan sesosok mayat perempuan di semak belukar bekas kebun nanas. Polisi menduga korban tewas akibat dibunuh.
Mayat ditemukan dalam kondisi terlentang dengan masih berpakaian lengkap, sudah membusuk dan sulit
dikenali, Selasa (27/1) sore. Terdapat luka di kaki dan leher terjerat.