Kronologi Penyebaran Teror Pocong di Monang Maning Denpasar, Polisi Tangkap 3 Bocah di Bawah Umur
Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga, setelah salah satu unggahan di Instagram tersebar luas pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 14.00 Wita.
Masyarakat di Kota Denpasar Bali, sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi viral di media sosial terkait adanya dugaan 'Pocong Begal' yang disebut-sebut muncul di wilayah Monang Maning, Kecamatan Denpasar Barat.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga, setelah salah satu unggahan di Instagram tersebar luas pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 14.00 Wita dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan, dari hasil penyelidikan lebih lanjut, polisi memperoleh fakta bahwa foto yang menjadi sumber kegaduhan tersebut merupakan hasil rekayasa digital menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) dan telah mengetahui siapa yang membuat informasi hoaks tersebut.
"Saksi (berinisial) B mengakui bahwa yang membuat foto tersebut pada Rabu (28/5) sekitar pukul 19.00 Wita," kata Adi Saputra, dalam keterangan tertulisnya Sabtu (30/5) malam.
Adanya informasi itu, jajaran unit Reskrim Polsek Denpasar Barat segera melakukan penelusuran dan penyelidikan. Dari hasil pendalaman yang dilakukan, polisi berhasil mengidentifikasi dan meminta keterangan dari tiga orang saksi yang di ketahui masih di bawah umur berinisial N, D, dan B.
Berdasarkan keterangan saksi N, dirinya pertama kali menerima informasi dari temannya D, mengenai adanya sosok pocong yang diduga melakukan aksi begal di kawasan Monang-maning.
Setelah menerima informasi beserta foto tersebut, N kemudian mengunggahnya kembali ke akun instagram miliknya dengan tujuan memberikan himbauan kepada masyarakat apabila informasi tersebut benar adanya.
"Namun tanpa disadari, unggahan tersebut justru menyebar dengan cepat dan menjadi viral di berbagai platform media sosial," imbuhnya.
Sementara itu, saksi D menyampaikan bahwa dirinya pertama kali melihat foto tersebut melalui story atau status media sosial yang menampilkan sosok pocong di wilayah Monang-maning. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada N yang selanjutnya mengunggah ulang foto tersebut ke akun Instagram pribadinya hingga akhirnya menjadi perhatian publik.
Selain itu, dalam keterangan saksi berinisal B mengatakan, bahwa dia mengedit sebuah foto dengan latar belakang gang rumahnya di kawasan Monang-maning dan menambahkan gambar sosok pocong menggunakan aplikasi berbasis AI.
Setelah proses editing selesai, foto tersebut diunggah ke status media sosial pribadinya. Selanjutnya, pada Kamis (29/5) sekitar pukul 20.00 Wita, dia mengetahui bahwa foto hasil editannya telah tersebar luas di Instagram disertai narasi 'Pocong Begal di Daerah Monang-maning'.
"Yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui siapa yang mengambil tangkapan layar (screenshot) dari status media sosial miliknya hingga akhirnya menyebar secara masif dan menjadi viral di masyarakat," jelasnya.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari penelusuran sumber informasi viral, pemeriksaan dan interogasi terhadap para saksi, hingga pengecekan fakta langsung di lapangan. Dari seluruh rangkaian penyelidikan yang dilakukan, dipastikan bahwa informasi mengenai adanya "Pocong begal," di wilayah Monang-maning adalah tidak benar atau hoaks.
Cek Terlebih Dahulu
Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Masyarakat diminta untuk melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain guna menghindari penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Tak Mudah Percaya
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu sumber informasi tersebut sebelum menyebarkannya. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan bijak bermedia sosial," ujar Iptu Adi Saputra.