Kronologi ART Batang Jatuh dari Lantai 4, Keluarga Beberkan Sejumlah Fakta
Saat kejadian korban diduga berada dalam kondisi terkunci di dalam kamar kos hingga dikabarkan jatuh dari lantai 4.
Kasus kematian yang dialami Diva Maelisa (15), asisten rumah tangga (ART) asal Desa Ngroto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, ada dugaan pembatasan komunikasi terhadap korban lantaran ponsel anaknya ditahan majikan.
Kepala Desa Ngroto, Siam Susanto, mengungkapkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga adanya dugaan pembatasan komunikasi terhadap korban lantaran ponsel anaknya ditahan majikan.
Hingga sebelum akhirnya ditemukan terjatuh dari lantai 4 rumah kos di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.
“Jadi Informasi dari keluarga, HP korban ditahan oleh majikan,” kata Siam Susanto, Minggu (26/4).
Dia menyebut saat kejadian korban diduga berada dalam kondisi terkunci di dalam kamar kos hingga dikabarkan jatuh dari lantai 4 tempat majikannya kos di Benhil, Jakarta
"Kalau setiap hari dikunci atau tidak, belum tahu pasti. Tapi saat kejadian, memang pintunya dikunci,” ungkapnya.
Karena kondisi tersebut membuat korban berusaha keluar dari dalam kamar, hingga berujung pada insiden jatuh dari lantai 4 bersama seorang rekannya.
"Infonya memang ada niatan untuk pergi, tapi malah akhirnya jatuh,” kata Siam.
Majikan Korban Sulit Ditemui
Diva diketahui tidak bekerja sendirian. Ia tinggal bersama ART lain dalam satu tempat kos yang sama dengan majikannya.
Namun hingga kini, pihak desa mengaku belum bisa bertemu langsung dengan majikan korban untuk mendapatkan klarifikasi.
Kasus ini menjadi perhatian luas dari warga Kabupaten Batang yang mengikuti perkembangannya dari media dan sosial media.
Pihak pemerintah Desa Ngroto atas permintaan khusus dari keluarga berangkat ke Jakarta untuk memastikan sekaligus melakukan pendampingan proses penjemputan korban.