2 ART Diduga Lompat dari Kamar Kos di Benhil Jakpus, 1 Meninggal dan 1 Lagi Dirawat
Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Dua asisten rumah tangga (ART) dilaporkan melompat dari kamar kos milik majikannya di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Akibatnya, satu korban dinyatakan meninggal dunia.
Kabar ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra.
“Benar (satu PRT tewas),” kata Roby kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Saat ini, kedua korban masih dalam penanganan medis. Polisi belum dapat memastikan penyebab keduanya nekat melompat.
"Masih belum bisa disimpulkan demikian (penyebab PRT melompat hingga tewas). Korban dan saksi masih dirawat di RS," ujar dia.
Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut. Hingga kini, majikan korban belum diperiksa.
“Belum,” ucap dia.
Informasi Awal Beredar Lewat Pesan Berantai
Sebelumnya, informasi mengenai kejadian ini sempat beredar melalui pesan berantai yang diduga berasal dari penghuni kos di lokasi kejadian.
“Siang, Pak Ari. Pak mohon maaf mengganggu waktunya Saya barusan dikabari oleh teman saya yang kost di daerah Benhil kalau ada 2 PRT yang kabur dengan terjun dari lantai 4," bunyi pesan berantai dikutip, Kamis.
Dalam pesan tersebut disebutkan, kedua korban berusia 18 tahun dan 26 tahun. Salah satunya dikabarkan meninggal dunia.
Pesan itu juga menjelaskan kondisi bangunan kos yang terdiri dari empat lantai, namun hanya tiga lantai yang disewakan. Sementara lantai empat ditempati oleh pemilik bangunan.
"Teman saya bilang, bangunan ini adalah kosan 4 lantai, namun yang digunakan untuk kost hanya 3 lantai, lantai 4 dihuni oleh pemilik kost. Teman saya juga cerita, akses ke lantai 4 ditralis dan digembok, jadi PRT yang kabur memang tidak bisa ke mana-mana jadinya kabur. Terlampir video dari kejadian semalam pak," kutip lagi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kronologi serta motif di balik kejadian tersebut. Sejumlah pihak terkait akan dimintai keterangan untuk memastikan fakta yang sebenarnya.