KPK Blak-Blakan Soal Uang Dikembalikan Khalid Basalamah: Masih Dihitung karena Pengembaliannya Bertahap
KPK menyebut uang dikembalikan Khalid Basalamah saat ini menjadi barang bukti disita penyidik lembaga antirasuah.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai blak-blakan soal uang dikembalikan Ustaz Khalid Basalamah terkait kasus dugaan korupsi pembagian kuota tambahan haji 2024. KPK menyebut uang dikembalikan Khalid Basalamah saat ini menjadi barang bukti disita penyidik lembaga antirasuah.
"Penyitaan barang bukti tersebut diduga terkait ataupun merupakan hasil dari suatu tindak pidana. Artinya memang keberadaan dari barang bukti itu dibutuhkan penyidik dalam proses pembuktian dalam penyidikan perkara ini," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/9).
Budi mengatakan, nominal uang dikembalikan Khalid Basalamah saat ini masih dihitung penyidik KPK. Sebab, pengembalian dilakukan Khalid Basalamah secara bertahap.
"Uangnya berapa? memang masih dihitung karena pengembaliannya juga dilakukan secara bertahap," jelas Budi.
Uang Masih Dihitung Penyidik KPK
Selain masih dihitung penyidik KPK, menurut Budi, terkait sumber pengembalian uang apakah dari kantong pribadi atau dari pihak travel haji dimiliki Khalid Basalamah masuk ke dalam materi penyidikan yang akan disampaikan dalam konstruksi perkara.
"Nah terkait dengan detil dari mananya, nanti kami akan jelaskan konstruksi utuh perkaranya seperti apa ketika kita umumkan nanti pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini," tegas Budi.
Pemeriksaan Khalid Basalamah
Budi hanya menjelaskan, dalam pemeriksaan sebagai saksi, Khalid Basalamah didalami terkait dengan kepemilikan Biro Travel Haji yang kemudian memberangkatkan sejumlah jemaah haji diduga menggunakan kuota haji khusus bermasalah.
"Nah dari pemeriksaan itu tentu didalami juga bagaimana proses jual-belinya, bagaimana proses mendapatkan kuota haji khusus itu, nah itu kan semuanya didalami. Nah ini nanti akan saling melengkapi karena dalam penyidikan perkara ini.
Budi menegaskan KPK tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap Ustaz Khalid Basalamah, tetapi juga melakukan memeriksa para biro perjalanan maupun asosiasi lain untuk melihat dari pelbagai sisi terkait perkara tersebut.
"Kita akan cek apakah keterangan-keterangan yang disampaikan klop," tandas Budi.