Komisi III: Oknum Polisi Jangan Coreng Netralitas Kapolri
Hal itu disampaikan menyusul adanya informasi dugaan intimidasi oleh oknum polisi terhadap sejumlah civitas akademika.
Hal itu disampaikan menyusul adanya informasi dugaan intimidasi oleh oknum polisi terhadap sejumlah civitas akademika.
Komisi III: Oknum Polisi Jangan Coreng Netralitas Kapolri
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengimbau agar kepolisian tidak melakukan intimidasi atau tekanan kepada seluruh pihak menjelang berakhirnya masa kampanye Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan menyusul adanya informasi dugaan oknum polisi yang mendatangi sejumlah kampus dengan dalih melakukan wawancara untuk meredam aksi kritik terhadap Presiden Jokowi.
“Ini berbahaya sekali kalau benar terjadi. Jangan sampai ada jajaran di bawah melakukan intimidasi terhadap siapa pun, apalagi ada kaitannya dengan konteks kepemiluan."
Justru kalau kalian melakukan itu, kalian mencoreng komitmen netralitas Kapolri. Dan ini sayang sekali karena masa kampanye sebentar lagi. Jangan nodai trackrecord netralitas Polri yang sudah bagus,” ujar Sahroi dalam keterangan (6/2).
Lebih lanjut, Sahroni juga meminta para civitas akademika dan seluruh masyarakat, agar melaporkan kepada pihak berwajib jika mengalami intimidasi dari aparat. Hal ini Sahroni katakan demi terciptanya Pemilu 2024 yang bersih dan adil.
“Untuk seluruh sivitas akademika dan seluruh masyarakat, jangan takut untuk melapor dan memviralkan kalau mengalami intimidasi dari oknum aparat. Karena komitmen Kapolri dan Panglima TNI jelas kok, bahwa TNI-Polri itu netral dan tidak akan terlibat politik praktis. Jadi laporkan saja, nggak usah takut, pasti para oknum akan ditindak oleh pimpinannya,” tambahnya.
Terakhir, Sahroni pun berharap agar Pemilu 2024 yang akan terjadi dalam kurun waktu beberapa hari lagi ini, dapat berjalan dengan lancar tanpa adanya konflik-konflik.
“Ini sudah detik-detik menuju hari pencoblosan. Dinamika pasti semakin panas dan banyak pihak-pihak yang berusaha memprovokasi. Jadi sebisa mungkin jangan terpancing, kita tetap jaga suasana damai,” tutup Sahroni.