Kemensos Perluas Jangkauan Atensi hingga Pulau Terluar Jakarta, Sasar Lansia Rentan
Kemensos perluas Atensi ke Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, memastikan perlindungan sosial bagi lansia di wilayah terpencil dan mendorong kemandirian.
Kementerian Sosial (Kemensos) terus memperluas jangkauan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) hingga ke wilayah kepulauan terluar di Indonesia. Terbaru, Kemensos menyalurkan bantuan bagi 62 lanjut usia (lansia) di Pulau Panggang, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Penyaluran bantuan ini dilaksanakan pada tanggal 11 hingga 12 Maret 2026.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa kelompok rentan tetap mendapatkan perlindungan sosial yang memadai. Meskipun berada di lokasi geografis yang terpencil, akses terhadap layanan dasar menjadi prioritas utama. Kemensos berkomitmen menghadirkan layanan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Sentra Handayani Kemensos, Hisyam Cholil, menegaskan bahwa program Atensi bukan sekadar bantuan sesaat. Program ini adalah investasi jangka panjang untuk kemandirian para lansia penerima manfaat. Tujuannya adalah mendorong kehidupan yang lebih produktif dan sejahtera di pulau-pulau terluar.
Perluasan Jangkauan Atensi untuk Perlindungan Inklusif
Kemensos secara konsisten memperluas cakupan program Atensi, kali ini menyasar wilayah kepulauan terpencil seperti Pulau Panggang. Perluasan ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial. Ini merupakan langkah nyata untuk memastikan tidak ada warga negara yang tertinggal dari jaring pengaman sosial.
Hisyam Cholil menyatakan bahwa kehadiran Atensi di wilayah kepulauan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah. Pemerintah berupaya menghadirkan layanan sosial yang merata bagi seluruh masyarakat Indonesia. Inisiatif ini penting untuk mendukung kesejahteraan di daerah yang memiliki keterbatasan akses.
"Atensi bukan sekadar bantuan, tapi investasi untuk kemandirian lansia. Di Pulau Panggang ini, kita tanam benih usaha yang akan tumbuh subur, membawa kemakmuran bagi pulau-pulau terluar kita. Bersama, kita wujudkan sosial yang inklusif," kata Hisyam Cholil di Jakarta, Jumat. Pernyataan ini menggarisbawahi visi jangka panjang program.
Dukungan Kemandirian dan Kebutuhan Dasar Lansia
Bantuan yang disalurkan melalui program Atensi di Pulau Panggang sangat beragam, disesuaikan dengan kebutuhan para lansia. Fokus utama adalah pemenuhan kebutuhan dasar serta penguatan kapasitas mandiri. Hal ini bertujuan agar lansia dapat menjalani kehidupan yang lebih berkualitas.
Jenis bantuan mencakup penyediaan alat bantu yang mendukung mobilitas dan aktivitas sehari-hari lansia. Selain itu, terdapat dukungan kewirausahaan yang dirancang untuk membuka peluang usaha baru. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi.
Program ini juga mencakup bantuan pemenuhan kebutuhan hidup layak, termasuk kebutuhan dasar pangan. Pendekatan layanan Atensi tidak hanya berfokus pada aspek material. Namun juga pada penguatan kemandirian agar lansia tetap produktif.
Harapan Kemensos untuk Layanan Sosial Merata
Kemensos berharap program Atensi dapat terus menjangkau masyarakat rentan di berbagai wilayah Indonesia. Targetnya termasuk daerah kepulauan dan wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan sosial. Ini adalah bagian dari strategi besar untuk pemerataan kesejahteraan.
Inisiatif perluasan jangkauan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berpusat pada wilayah perkotaan. Namun juga memberikan perhatian serius kepada masyarakat di pelosok negeri. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan dan dukungan sosial.
Dengan pendekatan holistik, Atensi diharapkan mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. Program ini akan membantu lansia di pulau terluar untuk hidup lebih mandiri dan bermartabat. Kemensos berkomitmen untuk terus berinovasi dalam layanan sosial.
Sumber: AntaraNews