KemenPPPA Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyatakan duka cita atas berpulangnya Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah. Simak perjalanan dan dedikasi Ketua KPAI Meninggal Dunia ini.
Jakarta – Kabar duka menyelimuti dunia perlindungan anak di Indonesia. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, telah meninggal dunia pada Minggu, 1 Maret 2026.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya sosok yang dikenal berdedikasi tinggi ini. Kepergiannya meninggalkan kesedihan bagi banyak pihak yang selama ini berjuang untuk hak-hak anak.
Margaret Aliyatul Maimunah menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 08.25 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati sejak 17 Februari 2026. Sosok Ketua KPAI Meninggal Dunia ini akan selalu dikenang atas perjuangannya.
Dedikasi Panjang dalam Perlindungan Hak Anak
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, mengungkapkan duka cita mendalam atas wafatnya Margaret Aliyatul Maimunah. Beliau adalah Ketua KPAI yang sangat dihormati dan menjadi teladan bagi banyak orang.
Arifah Fauzi menyoroti dedikasi dan komitmen almarhumah dalam memperjuangkan pemenuhan serta perlindungan hak anak di Indonesia. “Keluarga besar KemenPPPA menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Ibu Hj Margaret Aliyatul Maimunah binti KH. M. Faruq, Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Minggu.
Semasa hidupnya, Margaret dikenal atas pengabdiannya yang panjang dan tak kenal lelah. Ia berjuang untuk memastikan setiap anak di Indonesia mendapatkan hak-haknya secara penuh. “Ibu Margaret dikenal atas dedikasi, komitmen, dan pengabdian panjangnya dalam memperjuangkan pemenuhan serta perlindungan hak anak di Indonesia. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” lanjut Arifah Fauzi.
Riwayat Kesehatan dan Waktu Berpulang
Margaret Aliyatul Maimunah menghembuskan napas terakhir pada usia 47 tahun karena menderita sakit. Kepergiannya yang mendadak mengejutkan banyak pihak yang mengenalnya.
Sebelumnya, almarhumah menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta, selama 13 hari. Perawatan ini dimulai sejak tanggal 17 Februari 2026, menunjukkan perjuangan panjang beliau melawan penyakitnya.
Setelah berjuang melawan sakit, Ketua KPAI Meninggal Dunia ini akhirnya berpulang pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 08.25 WIB. Kehilangan sosok penting ini tentu menjadi duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan seluruh masyarakat Indonesia.
Profil Singkat dan Jejak Perjuangan Almarhumah
Margaret Aliyatul Maimunah lahir pada 11 Mei 1978, merupakan seorang aktivis perempuan yang memiliki rekam jejak panjang. Ia dikenal sebagai sosok yang gigih dalam memperjuangkan keadilan dan hak-hak perempuan serta anak.
Selain menjabat sebagai Ketua KPAI, almarhumah juga memegang posisi penting sebagai Ketua Umum Fatayat Nahdlatul Ulama (NU). Peran ganda ini menunjukkan kapasitas dan dedikasinya yang luas dalam berbagai bidang.
Putri kedua pasangan Mohammad Faruq dan Lilik Chodijah Aziz Bisri ini menempuh pendidikan dasar di lingkungan pesantren. Ia melanjutkan pendidikan MTs dan MAN di Pondok Pesantren Denanyar, Jombang, meraih gelar sarjana di IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia pada Program Studi Kajian Wanita pada tahun 2009.
Sumber: AntaraNews