Kantongi Restu OJK, Muhammad Awaluddin Ditunjuk sebagai Nakhoda Baru Jasa Raharja
Latar belakang tersebut membentuk gaya kepemimpinannya yang adaptif, berorientasi pada hasil, serta mampu mendorong transformasi di berbagai sektor strategis.
Jasa Raharja secara resmi menetapkan Muhammad Awaluddin sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2025. Penetapan tersebut telah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui hasil Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (fit and proper test), sebagaimana tertuang dalam Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-28/D.05/2026.
Pengangkatan Muhammad Awaluddin sebagai Direktur Utama menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat kepemimpinan serta memastikan keberlanjutan transformasi yang tengah dijalankan.
Awaluddin merupakan profesional BUMN dengan rekam jejak panjang di sektor telekomunikasi, transportasi, hingga layanan publik. Ia lahir di Jakarta pada 15 Januari 1968 dan mengawali pendidikan tinggi di bidang teknik. Latar belakang tersebut membentuk gaya kepemimpinannya yang adaptif, berorientasi pada hasil, serta mampu mendorong transformasi di berbagai sektor strategis.
Dalam perannya sebagai Direktur Utama, Awaluddin akan memimpin arah kebijakan perusahaan untuk memperkuat peran Jasa Raharja—tidak hanya sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem keselamatan transportasi nasional.
Corporate Secretary Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, menyampaikan bahwa perubahan susunan direksi ini merupakan bagian dari penguatan organisasi serta upaya meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.
"Kami optimistis, dengan kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif, Jasa Raharja dapat terus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat serta memperkuat perannya dalam mendukung keselamatan transportasi nasional," ujarnya.
Perkuat Integrasi
Kepemimpinan baru ini juga diarahkan untuk memperkuat integrasi sistem pelayanan berbasis data yang memungkinkan proses penanganan korban kecelakaan dilakukan secara lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Melalui pendekatan tersebut, Jasa Raharja diharapkan mampu menghadirkan layanan publik yang semakin responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Perkuat Kinerja
Perubahan pada pucuk pimpinan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja perusahaan sekaligus mendorong transformasi berkelanjutan, sejalan dengan komitmen Jasa Raharja untuk terus menghadirkan layanan yang cepat, transparan, dan terpercaya.