Maknai HUT ke-65, Jasa Raharja Perkuat Pelayanan Publik yang Relevan dan Berkelanjutan
asa Raharja hadir melayani masyarakat pada berbagai momen krusial, khususnya ketika terjadi kecelakaan dan korban beserta keluarganya membutuhkan kepastian pe
Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berempati kepada masyarakat dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 yang digelar pada Senin (5/1). Upacara tersebut dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh seluruh Insan Jasa Raharja di Kantor Pusat, Kantor Wilayah, serta Kantor Cabang di seluruh Indonesia.
Selama 65 tahun pengabdian, Jasa Raharja hadir melayani masyarakat pada berbagai momen krusial, khususnya ketika terjadi kecelakaan dan korban beserta keluarganya membutuhkan kepastian perlindungan. Mandat tersebut menempatkan Jasa Raharja sebagai penyelenggara jaminan perlindungan dasar korban kecelakaan sekaligus representasi kehadiran negara melalui pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Fokus pada pelayanan tercermin dari kinerja penyaluran santunan sepanjang tahun 2025. Penyaluran santunan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, didukung penguatan sistem layanan, serta keterlibatan aktif petugas Jasa Raharja di lapangan untuk memastikan hak korban terpenuhi sesuai ketentuan.
Sekretaris Perusahaan PT Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, menegaskan bahwa pelayanan santunan merupakan inti mandat perusahaan. "Pelayanan santunan adalah inti mandat Jasa Raharja. Fokus kami bukan hanya meningkatkan, tetapi menjaga kualitas layanan agar tetap relevan dan benar-benar dirasakan masyarakat. Kecepatan, ketepatan, dan empati bukan pilihan, melainkan standar minimum kehadiran negara melalui Jasa Raharja," ujarnya.
Momentum HUT ke-65 dimaknai sebagai titik refleksi atas kualitas dan relevansi layanan yang diberikan kepada masyarakat. Refleksi ini menegaskan pentingnya memastikan kehadiran Jasa Raharja benar-benar dirasakan, layanan mampu menjawab kebutuhan zaman, serta amanat negara dikelola dengan penuh integritas. Hal tersebut menjadi dasar penguatan arah pelayanan agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Dalam konteks pelayanan, penguatan tersebut dimaknai sebagai upaya menjaga kualitas layanan agar konsisten dan dapat diandalkan. Pelayanan tidak hanya dituntut cepat dan tepat, tetapi juga berkelanjutan, sehingga perlindungan dasar dapat terus diberikan secara optimal di tengah dinamika kebutuhan publik.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Jasa Raharja terus mendorong digitalisasi proses layanan secara end-to-end, integrasi data kecelakaan dengan para pemangku kepentingan, serta penyempurnaan tata kelola internal. Langkah ini diarahkan untuk mempercepat proses layanan, meningkatkan akurasi, dan menjaga akuntabilitas pengelolaan dana santunan.
Peran di Hilir
Selain berperan di hilir melalui penyaluran santunan, Jasa Raharja juga berkontribusi di hulu dengan memperkuat ekosistem keselamatan berkendara.
Program pencegahan kecelakaan dijalankan secara terkoordinasi dan berbasis data, dengan mempertimbangkan karakteristik wilayah, sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif.
Peran Aktif Petugas di Lapangan
Ke depan, Jasa Raharja berkomitmen untuk memastikan seluruh nilai yang diamanatkan tersebut diwujudkan dalam praktik pelayanan sehari-hari.
Melalui penguatan sistem, peran aktif petugas di lapangan, serta budaya kerja melayani sepenuh hati, perusahaan terus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud amanat negara dan komitmen menghadirkan layanan publik yang konsisten serta dapat diandalkan.