Kanit Provos Polsek Ambuau Indah Tewas Ditikam, Satu Orang Diamankan
Pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan para saksi terus dilakukan guna mengungkap pelaku pembunuhan ini.
Kepala Unit Provos Kepolisian Sektor Ambuau Indah Aipda Fajar Iwu meninggal dunia setelah ditikam oleh orang tak dikenal saat sedang berada di rumah warga Desa Karya Jaya, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Senin (13/4) dini hari.
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 01.50 WITA. Saat itu, Aipda Fajar bersama sejumlah anggota Polsek Ambuau Indah tengah mendatangi sebuah rumah warga yang diduga pelaku penusukan, usai menghadiri acara joget di Desa Ambuau Togo.
Kepala Seksi Humas Polres Buton, Ajun Komisaris Suwoto membenarkan adanya penangkapan seorang pria yang diduga terkait kasus ini. Foto pria tersebut telah beredar luas di media sosial, memperlihatkan penangkapannya di Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan.
"Iya, ada satu orang diamankan di Mapolres Buton. Masih sebatas orang yang dicurigai sebagai pelaku," ujar Suwoto kepada wartawan, Rabu (16/4).
Kronologi Penusukan
Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Buton saat ini masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan para saksi terus dilakukan guna mengungkap pelaku sebenarnya.
"Sejumlah masyarakat masih diperiksa sebagai saksi, termasuk terduga pelaku. Nanti disampaikan perkembangan pemeriksaannya," lanjut Suwoto.
Suwoto juga membeberkan kronologi penikaman tersebut. Ketika Aipda Fajar duduk di teras rumah warga, tiba-tiba datang seorang pria tak dikenal dengan penutup wajah yang langsung menikam korban menggunakan sebilah badik sepanjang 30 cm.
Akibat serangan itu, Aipda Fajar mengalami luka serius di bagian lengan dan perut kanan. Ia sempat dievakuasi ke Puskesmas Kumbewaha dan dirujuk ke RSUD Buton, namun nyawanya tak tertolong.
"Tapi nyawa korban tak bisa ditolong dan meninggal dunia. Korban telah dimakamkan secara kedinasan di Kelurahan Wakoko," tutup Suwoto.