Hendak Evakuasi ODGJ, Satpol PP Disabet Sabit Hingga Tewas
Polisi masih menyelidiki kasus yang terjadi di Kebumen ini.
Polisi terus melakukan penyelidikan terkait tewasnya anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kebumen bernama Muhammad Faik. Korban tewas diduga terkena sabetan sabit saat bertugas mengevakuasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
"Jadi, kami sedang mendalami unsur peristiwa ini, termasuk rangkaian tindakan saat proses evakuasi berlangsung," kata Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Selasa (3/2).
Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika Muhammad Faik bersama tim gabungan berupaya mengevakuasi seorang warga bernama Ruwadi yang diduga mengalami gangguan jiwa di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Senin (2/1) sekitar pukul 14.00 WIB.
Pisau Daging dan Linggis
Proses evakuasi dilakukan oleh tim lintas sektor yang melibatkan Puskesmas Alian, Polsek Alian, Koramil Alian, Satpol PP Kabupaten Kebumen serta pemerintah desa setempat. Saat korban dievakuasi, yang bersangkutan melawan dengan senjata tajam.
"Petugas yang berusaha melucuti senjata tersebut, pelaku sempat mengejar korban dan mengayunkan sabit hingga mengenai leher sebelah kiri korban," ungkapnya.
Korban sempat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Alian sebelum dirujuk ke RSUD dr. Soedirman Kebumen. Namun, sekitar 30 menit mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang cukup parah.
Berdasarkan hasil sementara di lokasi kejadian, Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen telah melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah sabit, pisau daging, dan linggis yang diduga digunakan saat kejadian.