Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan

Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan

Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar telah mengamankan empat orang pelaku pengeroyokan seorang anggota polisi Bripda M Fathul Hidayat.

Salah satu pelaku inisial RN (27) ternyata sebelumnya sudah dua kali masuk penjara kasus pengeroyokan saat ikut iring-iringan pengantar jenazah.


Di depan Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar Mokhamad Ngajib, RN mengakui sudah dua kali terjerat kasus pengeroyokan. Pengeroyokan terhadap seorang anggota polisi, merupakan kasus ketiga yang menjeratnya.

"Iya komandan (dua kali residivis kasus pengeroyokan)," ujarnya saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Selasa (19/3).


Kapolrestabes Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib mengatakan kasus pengeroyokan terhadap Bripda M Fathul Hidayat dilakukan rombongan pengantar jenazah melakukan ugal-ugalan telah diamankan empat orang pelaku. Empat pelaku yang diamankan yakni MH (20), R (20), H (17), dan RN (27).

Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan

"Tiga orang dewasa dan satu pelaku masih di bawah umur. Lima DPO yang kita lakukan pengejaran," tuturnya.

Ngajib mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengantar jenazah untuk tidak ugal-ugalan dan mengganggu ketertiban masyarakat. Ia mengaku polisi juga menyediakan layalan pengawalan jika masyarakat membutuhkan.


"Tentunya karena kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat, bahwa pada saat mengantar jenazah dari rumah duka ke pemakanan agar dilakukan pengawalan dan kepolisian siap utk mengawal tanpa dipungut imbalan, tanpa dipungut bayaran apapun, jadi semuanya gratis," tegasnya.

Akibat kejadian ini, keempat pelaku terancam dijerat pasal 170 KUHP. Ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.


Sebelumnya diberitakan, seorang polisi bernama Bripda M Fathul Hidayat menjadi korban pengeroyokan rombongan pengantar jenazah pada Senin (18/3) kemarin. Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Makassar telah mengamankan empat pelaku dan memburu lima orang lainnya.

Kepala Satreskrim Polrestabes Makassar, Komisaris Devi Sudjana mengatakan empat orang pelakukan pengeroyokan seorang polisi diamankan di Jalan Inspeksi Pam Lr 3, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pukul 23.00 Wita, Senin (18/3). Devi mengungkapkan empat pelaku pengeroyokan merupakan pengantar jenazah.


"Pelaku berteman, ugal-ugalan saat mengantar Jenazah dan melakukan pengeroyokan terhadap korban yang merupakan anggota Polri," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (19/3).

Ini Sosok Pelaku Pengeroyokan Polisi di Makassar: Langganan Keluar Masuk Tahanan

Adapun empat pelaku yang diamankan yakni MH (20), R (20), H (17), dan RN (27). Devi mengaku masih mengejar lima pelaku lainnya yang diduga juga turut melakukan pengeroyokan terhadap Bripda M Fathul Hidayat.

"Ada lima orang DPO, inisialnya G, R, E, S, dan J. Kami ingatkan agar kelima pelaku segera menyerahkan diri," tuturnya.


Terkait kronologi, Devi menjelaskan berawal saat Bripda M Fathul mengendarai motor dan berpapasan dengan rombongan pengantar jenazah. Rombongan pengantar jenazah ini ugal-ugalan dan memepet Bripda M Fathul.

"Sekelompok pengantar jenazah yang ugal-ugalan yang ingin menguasai jalan raya langsung memepet korban. Sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan dan korban jatuh tersungkur," ungkapnya.


Saat Bripda M Fathul terjatuh dari motornya, para pelaku langsung melakukan pengeoyokan. Bahkan, para pelaku menedang bagian dada dan menginjak kepala Bripda M Fathul.

"Beberapa orang dari kelompok pengantar jenazah langsung menendang bagian dada, kepala dan menginjak korban serta memukul bagian wajah korban. Akibatnya korban mengalami luka memar pada bagian pelipis kiri, lengan sebelah kanan, bengkak dan sakit bagian belakang kepala," bebernya.


Usai mengeroyok Bripda M Fathul, para pelaku langsung pergi dan meninggalkan korban.

Polisi di Makassar Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah, 4 Orang Ditangkap dan 5 Buron
Polisi di Makassar Dikeroyok Rombongan Pengantar Jenazah, 4 Orang Ditangkap dan 5 Buron

Pemicunya, rombongan pengantar jenazah ini ugal-ugalan dan memepet Bripda M Fathul.

Baca Selengkapnya
12 Pengeroyok Anggota Polisi Saat Hendak Bubarkan Tawuran Ditangkap
12 Pengeroyok Anggota Polisi Saat Hendak Bubarkan Tawuran Ditangkap

Akibat peristiwa itu, anggota Polres Jakpus mengalami luka robek pada bagian kepala.

Baca Selengkapnya
Bukannya Melindungi Masyarakat, Dua Polisi di Garut Malah Jadi Otak Penculikan dan Pencurian
Bukannya Melindungi Masyarakat, Dua Polisi di Garut Malah Jadi Otak Penculikan dan Pencurian

Kepolisian Resor Garut menangkap enam pelaku pencurian dan penculikan terhadap salah seorang warga

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Sosok Polisi Nabung di Toko Bangunan Demi Bangun Sekolah Bikin Jenderal Polisi Takjub
Sosok Polisi Nabung di Toko Bangunan Demi Bangun Sekolah Bikin Jenderal Polisi Takjub

Demi menebus asa membangun sekolah, seorang polisi rela menyisihkan gaji untuk menabung.

Baca Selengkapnya
Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu STNK Khusus dan Pelat Nomor Rahasia
Polisi Bongkar Sindikat Pemalsu STNK Khusus dan Pelat Nomor Rahasia

Menurut pengakuannya, para tersangka telah 18 kali membuat dan menjanjikan membuat STNK khusus atau pelat nomor rahasia yang ternyata palsu.

Baca Selengkapnya
Polisi Mulai Kirim Surat Tilang ke Pemudik yang Langgar Ganjil Genap di Tol
Polisi Mulai Kirim Surat Tilang ke Pemudik yang Langgar Ganjil Genap di Tol

Pengiriman surat tilang akan dilakukan secara berkala.

Baca Selengkapnya
Mengenal Sosok Arief Sulistyanto, Pensiunan Jenderal Eks Penyidik Kasus Munir yang Jadi Komisaris Baru ASABRI
Mengenal Sosok Arief Sulistyanto, Pensiunan Jenderal Eks Penyidik Kasus Munir yang Jadi Komisaris Baru ASABRI

Arief tercatat 36 tahun berkarier di institusi Bhayangkara.

Baca Selengkapnya
Polisi Tembak Pengedar Narkoba, Peluru Malah Nyasar Kena Mahasiswi
Polisi Tembak Pengedar Narkoba, Peluru Malah Nyasar Kena Mahasiswi

IP tetap tidak mau menyerah sehingga tim Opsnal Unit 1 melakukan tindakan tegas terukur.

Baca Selengkapnya
Polisi Tetapkan Kepala Puskesmas Bojong Tersangka Korupsi, Potong & Lakukan Pungutan dari Anggaran
Polisi Tetapkan Kepala Puskesmas Bojong Tersangka Korupsi, Potong & Lakukan Pungutan dari Anggaran

Sebanyak 48 orang saksi diperiksa sebelum penetapan tersangka

Baca Selengkapnya