Hanya Gara-Gara Utang Rp50.000 Sisa Beli HP Bekas, Petani di OKI Bunuh Teman Akrab
Sebelumnya, pelaku menjual HP seken seharga Rp250.000 kepada korban. Korban baru membayar Rp200.000 dan sisanya jika sudah ada uang.
Hanya gara-gara uang Rp50.000 sisa jual beli ponsel bekas, seorang petani inisial E (28) nekat membunuh teman akrabnya sendiri, W (27). Pelaku pun ditangkap polisi saat berupaya melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Lempuing Jaya, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (5/3). Pelaku datang menemui korban untuk menagih sisa pembayaran ponsel sebesar Rp50.000.
Sebelumnya, pelaku menjual HP seken seharga Rp250.000 kepada korban. Korban baru membayar Rp200.000 dan sisanya jika sudah ada uang.
Saat ditagih, korban menyebut layar ponsel itu bermasalah. Pelaku malah tersinggung karena merasa dipermainkan oleh temannya itu.
Dalam kondisi emosi, pelaku mengeluarkan pisau yang diselipkan di bagian depan tubuhnya dan langsung menusukkan ke rusuk sebelah kiri korban sebanyak satu kali dan satu tusukan di bagian belakang sebelah kiri.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban dilarikan warga ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong lagi beberapa saat dalam perawatan. Polisi meringkus pelaku beberapa jam kemudian di Palembang. Dia bermaksud melarikan diri ke pulau Jawa.
"Tersangka sudah kami amankan tadi malam saat melarikan diri," ungkap Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, Jumat (6/3).
Tersangka merasa sakit hati setelah terjadi perselisihan jual beli ponsel dengan korban. Dia berdalih tak berniat melakukan kejahatan itu karena korban adalah temannya sendiri.
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 466 ayat (3) KUHP atau Pasal 467 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang dengan ancaman pidana penjara maksimal hingga 7 tahun atau 9 tahun. Barang bukti disita sepeda motor Yamaha Vixion dan beberapa helaian pakaian korban.