Anak Nekat Bacok Ayah Tiri Usai Kecewa Hasil Jual Emas Tak Terbuka
Korban sempat menggebrak meja sambil melontarkan kata-kata kasar kepada pelaku karena begitu marahnya.
Warga Penukal, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, gempar dengan pembunuhan dalam satu keluarga. Seorang petani, RH (29), nekat membacok ayah tirinya, ND (59), hingga tewas.
Peristiwa itu bermula pelaku memanggil korban dan ibunya pulang dari kebun, Selasa (17/2). Maksud pelaku adalah membahas uang Rp2,4 juta yang merupakan sisa penjualan emas.
Di dalam rumah, satu keluarga itu berbincang. Korban menyebut Rp1 juta dari uang itu akan disimpan dan Rp1,4 juta digunakan untuk menebus sepeda motor yang digadaikan pelaku.
Pelaku lantas mempertanyakan kenapa motor yang ditebus itu tak bisa digunakan. Singkat cerita, terjadi adu mulut antara pelaku dan ayah tirinya.
Korban sempat menggebrak meja sambil melontarkan kata-kata kasar kepada pelaku karena begitu marahnya. Hal itu membuat pelaku emosi. Pelaku mengambil parang dan mengejar korban yang berlari. Nahas, korban berhasil ditangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan.
Korban mengalami luka bacok di punggung, leher, telinga, dan kepala. Korban dibawa ke puskesmas namun nyawanya tak tertolong lagi. Tak lama kemudian, polisi mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Turut dibawa sebilah parang sepanjang 50 centimeter.
"Tersangka sudah kita amankan beberapa saat setelah kejadian," ungkap Kasatreskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi, Kamis (19/2).
Pengelolaan Uang Hasil Jual Emas
Dari pemeriksaan, tersangka berdalih kecewa dan tak terima dalam pengelolaan uang hasil penjualan emas. Dia semakin emosi ketika motor yang sudah ditebus justru tidak menyala.
"Motifnya masalah utang piutang dalam keluarga dan uang hasil jual emas," kata Nasron.