Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, secara aktif mulai mempersiapkan berbagai destinasi wisata lokal. Persiapan ini dilakukan guna menyambut kunjungan para pelajar melalui program outing class atau kegiatan belajar di luar kelas. Program ini secara khusus mengimbau satuan pendidikan untuk memprioritaskan objek wisata yang ada di daerah sendiri.
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam upaya ini. "Untuk menyambut kunjungan pelajar ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Pati, selain menyiapkan objek wisatanya juga berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan fasilitas pendukung di kawasan wisata daerah," kata Risma Ardhi Chandra di Pati. Tujuannya adalah memastikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung.
Langkah strategis ini diambil untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus pendidikan di Kabupaten Pati. Dengan mengoptimalkan Destinasi Wisata Pati, diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi pelajar sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi lokal. Inisiatif ini juga selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mempromosikan kekayaan alam dan budaya Pati.
Advertisement
Advertisement
Dalam rangka memastikan kesiapan, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra baru-baru ini melakukan peninjauan langsung ke sejumlah Destinasi Wisata Pati. Kunjungan ini meliputi wilayah Kecamatan Sukolilo dan Kayen, mencakup Bumi Perkemahan dan Kolam Renang Sumber Sentul, Wisata Alam Tadah Udan, Gua Wareh, serta Gua Pancur. "Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan objek wisata lokal sebagai tujuan wisata dan kegiatan outing class bagi siswa PAUD, SD, dan SMP di Kabupaten Pati."
Chandra menilai bahwa sejumlah destinasi yang ditinjau memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Objek-objek tersebut tidak hanya cocok sebagai lokasi rekreasi, tetapi juga sebagai sarana wisata edukatif yang efektif bagi pelajar. "Kolam Renang Sumber Sentul ini sudah sangat bagus. Pengelolaannya juga baik, sehingga bisa menjadi tujuan wisata adik-adik kita di SD dan SMP yang ada di Kabupaten Pati," ujarnya.
Selain Sumber Sentul, rombongan juga meninjau Gua Wareh di Kecamatan Sukolilo. Destinasi ini menawarkan suasana alam yang nyaman dan sangat mendukung kegiatan wisata keluarga maupun pendidikan. "Suasana di Gua Wareh juga bagus dan enak untuk wisata. Potensinya sangat baik untuk terus dikembangkan," ujarnya.
Advertisement
Advertisement
Meskipun banyak Destinasi Wisata Pati menunjukkan potensi, Plt Bupati Pati juga menemukan beberapa aspek yang memerlukan perhatian serius. Saat meninjau Gua Pancur di Kecamatan Kayen, Chandra mengidentifikasi sejumlah area yang masih perlu dibenahi. "Gua Pancur ini perlu penanganan. Harus kita bersihkan terlebih dahulu. Setelah itu tinggal peningkatan sarana dan prasarana wisatanya," ujarnya.
Chandra menambahkan bahwa Pemkab Pati akan segera mengerahkan ekskavator untuk membantu penanganan di kawasan Gua Pancur. "Insya Allah segera ada ekskavator untuk membantu penanganan di kawasan ini agar bisa lebih mendukung kegiatan wisata," tambahnya. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses pembenahan dan membuat objek wisata tersebut lebih siap mendukung kegiatan pariwisata. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengembangkan seluruh potensi wisata di Pati.
Pemkab Pati memandang bahwa pembenahan destinasi wisata lokal tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga memperkuat perputaran ekonomi masyarakat di daerah. "Tujuan pembenahan wisata ini supaya masyarakat Pati bisa menikmati wisata lokal di daerahnya sendiri. Dengan begitu, perekonomian juga bisa terus berputar di Kabupaten Pati," ungkap Chandra.
Advertisement
Sebelumnya, Pemkab Pati juga telah mengimbau seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMP, untuk memanfaatkan destinasi wisata lokal sebagai tujuan kegiatan belajar di luar kelas. Imbauan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi wisata lokal sekaligus memberikan pengalaman edukatif yang berbeda bagi para siswa.
Sumber: AntaraNews