Gubernur Koster Harap Pemerintah Pusat Beri Perhatian Khusus ke Bali
Bali berkontribusi dalam devisa pariwisata di Indonesia sebesar Rp 107 triliun.
Gubernur Bali, I Wayan Koster mengatakan Pulau Bali berkontribusi dalam devisa pariwisata di Indonesia sebesar Rp 107 triliun. Namun sayangnya, Pemerintah Pusat belum memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan infrastruktur di Pulau Dewata.
"Pariwisata di Bali berkontribusi sangat luar biasa, tidak hanya terhadap Bali dan (juga) terhadap Indonesia. Jumlah wisatawan asing yang datang ke Bali pada tahun 2024 itu 6,4 juta, jumlah wisatawan asing yang ke Indonesia itu 13,9 juta," kata Koster saat memberikan sambutan dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Hanura Bali, di The Trans Resort Bali, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, pada Senin (11/8).
“Bali berkontribusi devisanya itu Rp107 triliun versus devisa pariwisata Indonesia Rp240 triliun. Jadi Rp107 triliun itu dari Bali, totalnya itu kalau diporsi adalah 44 persen. Jadi luar biasa, satu provinsi ini berkontribusi sangat besar terhadap Indonesia, jadi sebenernya yang sudah banyak berbuat itu Bali untuk Indonesia," tambahnya.
Perhatian khusus itu, lanjut dia, terutama untuk pembangunan infrastruktur transportasi, penanganan air bersih dan pengelolaan sampah, agar pariwisata Bali bisa terjaga secara berkelanjutan.
"Karena Bali menjadi sangat terkenal, lebih dikenal daripada Indonesia. Di luar negeri orang lebih mengenal Bali daripada Indonesia, sampai sekarang. Jadi, ini anugerah yang luar biasa, jadi seharusnya Indonesia berterima kasih sama Bali," jelasnya.