Fakta Unik! DPR dan Kemenkes Gelar Sosialisasi Germas Hidup Sehat di Bukittinggi, Anggarkan Rp15 Miliar untuk Puskesmas
DPR RI dan Kemenkes gencar sosialisasikan Germas Hidup Sehat di Bukittinggi, fokus antisipasi campak dan gaya hidup sehat. Anggaran Rp15 Miliar siap dukung fasilitas kesehatan, penasaran detailnya?
Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru-baru ini menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kota Bukittinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 Oktober, dengan fokus utama pada antisipasi penyebaran penyakit campak. Ratusan warga Bukittinggi antusias mengikuti acara yang dipusatkan di gedung pertemuan Kodim 0304/Agam tersebut.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat. Inisiatif ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap warga memiliki akses dan pemahaman yang memadai tentang kesehatan. Dengan demikian, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat secara signifikan.
Ade Rezki Pratama menekankan pentingnya bersyukur atas nikmat sehat dan kewajiban untuk menjaganya dengan baik. Ia juga menyoroti status Universal Health Coverage (UHC) Bukittinggi yang memastikan pelayanan kesehatan maksimal bagi warga. Dukungan fasilitas kesehatan menjadi prioritas untuk mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.
Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Dukungan Fasilitas
Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama mengingatkan bahwa kesehatan adalah anugerah yang tak ternilai harganya. Ia menegaskan, "Pertama tentu wajib bersyukur atas nikmat sehat. Harus diiringi dengan menjaga kesehatan itu, beruntung Bukittinggi sudah Universal Health Coverage (UHC) sehingga pelayanan akan maksimal saat warga sakit." Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran individu dalam menjaga kesehatan.
Ade Rezki juga menyoroti peran fasilitas kesehatan dalam mendukung upaya Germas Hidup Sehat. Ia menegaskan bahwa fasilitas kesehatan wajib memberikan layanan optimal kepada warga yang membutuhkan. Hal ini termasuk upaya rujukan terbaik jika kondisi pasien memerlukan penanganan lebih lanjut.
Lebih lanjut, Ade Rezki menyebutkan bahwa pemerintah telah meluncurkan program cek kesehatan gratis (CKG) untuk memudahkan akses masyarakat. "Sehat itu mahal, presiden sudah membuat program cek kesehatan gratis (CKG) untuk memudahkan warga. Cek up kesehatan tidak lagi hanya didapatkan oleh sebagian orang," ujarnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk pemerataan layanan kesehatan.
Sebagai bentuk penguatan layanan kesehatan di Bukittinggi, DPR RI mengalokasikan anggaran signifikan. Ade Rezki menyatakan bahwa DPR RI menganggarkan Rp15 miliar untuk pembangunan dan renovasi puskesmas di Bukittinggi. Anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.
Germas sebagai Fondasi Gaya Hidup Sehat
Ketua Tim Kerja Kesehatan Jiwa Kemenkes, Yunita Ari Handayani, menjelaskan latar belakang pelaksanaan Germas. Ia mengungkapkan bahwa Germas telah dilakukan sejak tahun 2016 sebagai bukti kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Program ini lahir dari keprihatinan akan meningkatnya masalah kesehatan yang disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat.
Yunita Ari Handayani menekankan bahwa Germas adalah solusi sederhana untuk membiasakan masyarakat hidup lebih sehat. "Germas dilakukan dengan latar belakang terkait meningkatnya masalah kesehatan yang sebenarnya disebabkan gaya hidup tidak sehat," katanya. Pesan utama Germas berpusat pada tiga pilar utama.
Pesan-pesan sederhana Germas meliputi aktif bergerak, konsumsi makanan bergizi seimbang, dan tidak merokok. Ketiga aspek ini merupakan pondasi penting untuk membangun tubuh yang kuat dan terhindar dari berbagai penyakit. Dengan menerapkan kebiasaan ini, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup mereka secara signifikan.
Selain kesehatan fisik, Yunita juga menyoroti pentingnya kesehatan jiwa. Ia menyatakan bahwa kesehatan jiwa juga harus diperhatikan agar kekuatan fisik bisa terjaga. Hal ini dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat sekitar, menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan mental dan fisik.
Apresiasi dan Komitmen Pemerintah Daerah
Camat Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB), Hendra Eka Putra, menyampaikan apresiasinya terhadap sosialisasi Germas ini. Ia melihat kegiatan ini sebagai salah satu upaya konkret dalam mewujudkan misi Bukittinggi Gemilang. Sosialisasi ini dianggap penting untuk meningkatkan kesadaran kesehatan di tingkat lokal.
Hendra Eka Putra berharap sosialisasi ini dapat menambah wawasan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan. "Semoga menambah wawasan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan agar Bukittinggi terhindar dari hal yang buruk," katanya. Pengetahuan yang lebih baik diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif di masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan dari pemerintah daerah, Camat Hendra Eka Putra menyebutkan upaya pembiasaan gotong royong di lingkungan masing-masing. Gotong royong menjadi sarana efektif untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mempromosikan gaya hidup aktif. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung Germas Hidup Sehat.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan warga Kota Bukittinggi, menunjukkan antusiasme dan kebutuhan masyarakat akan informasi kesehatan. Partisipasi aktif warga menjadi indikator keberhasilan program Germas dalam menjangkau dan mengedukasi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Sumber: AntaraNews