Pemkot Denpasar Jadikan HKN Momen Transformasi Sistem Kesehatan Optimal
Pemerintah Kota Denpasar memanfaatkan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 sebagai refleksi dan penguatan **Transformasi Sistem Kesehatan Denpasar** demi pelayanan optimal kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Denpasar secara resmi menjadikan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-61 Tahun 2025 sebagai momentum krusial untuk merefleksikan dan mempercepat transformasi sistem pelayanan kesehatan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan masyarakat Denpasar mendapatkan akses layanan yang optimal dan berkualitas. Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Arya Wibawa menegaskan komitmen ini saat membuka rangkaian kegiatan HKN di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar, Bali, pada Selasa (25/11).
Peringatan HKN setiap tahunnya bukan hanya seremoni, melainkan sebuah ruang refleksi penting bagi semua pihak yang terlibat dalam sektor kesehatan. Ini adalah kesempatan untuk mengevaluasi capaian yang telah diraih, memperkuat komitmen bersama, serta bergerak maju mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera di masa depan. Fokus utama terletak pada upaya promotif dan preventif yang dimulai dari hulu.
Melalui tema "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat," Pemkot Denpasar berupaya menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini, membangun fondasi kesehatan yang kuat. Inisiatif ini didukung oleh berbagai pihak, mulai dari tenaga medis, akademisi, dunia usaha, media, hingga para kader kesehatan, yang dedikasinya menjadi pilar utama kemajuan kesehatan masyarakat.
Penguatan Layanan Primer dan Germas sebagai Fondasi Kesehatan
Pemerintah Kota Denpasar secara konsisten berupaya mentransformasi sistem kesehatan melalui penguatan layanan primer yang menjadi garda terdepan. Upaya ini mencakup peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan di posyandu, pustu, hingga puskesmas di seluruh wilayah kota. Fokus pada layanan primer diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Wali Kota Arya Wibawa menjelaskan bahwa upaya promotif dan preventif menjadi prioritas utama dalam membangun kesehatan masyarakat. "Kesehatan yang kuat harus dibangun dari hulu," ujarnya, menekankan pentingnya pencegahan penyakit. Tema HKN Ke-61, "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat," sangat relevan dengan dinamika perkembangan Kota Denpasar.
Kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan fisik, mental, dan sosial masyarakat saat ini. Oleh karena itu, penanaman kebiasaan hidup sehat sejak usia dini menjadi krusial. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ayu Agung Candrawati, menambahkan bahwa Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) adalah pilar utama untuk membangun generasi yang tangguh dan produktif.
Menurut dr. Candrawati, "Kesehatan bukan hanya soal fasilitas dan layanan. Yang utama adalah membangun budaya hidup sehat di masyarakat." Rangkaian kegiatan HKN tahun ini telah bergulir sejak Juli, melibatkan 11 puskesmas, fasilitas kesehatan swasta, LSM, dan berbagai komunitas, menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang kuat.
Inovasi Digital SIDIMAS untuk Transparansi Layanan Puskesmas
Pada puncak peringatan HKN tahun ini, Pemerintah Kota Denpasar juga secara resmi meluncurkan Sistem Retribusi Digital Puskesmas (SIDIMAS). Inovasi ini merupakan langkah maju dalam digitalisasi layanan kesehatan primer, memungkinkan pembayaran retribusi puskesmas berbasis cashless atau nontunai. Peluncuran ini menandai komitmen Pemkot Denpasar terhadap modernisasi.
Sebelumnya, beberapa puskesmas di Denpasar masih menggunakan metode pembayaran manual, yang terkadang kurang efisien. Dengan hadirnya SIDIMAS, proses pembayaran menjadi lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi administrasi serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Peluncuran SIDIMAS diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam digitalisasi layanan kesehatan primer di Denpasar. Inisiatif ini juga mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan akuntabel, sejalan dengan visi kota cerdas. Wakil Wali Kota Arya Wibawa secara langsung membuka rangkaian HKN dan meluncurkan sistem pembayaran digital ini.
Selain peluncuran SIDIMAS, acara puncak HKN juga dimeriahkan dengan penyerahan berbagai apresiasi dan penghargaan. Penghargaan ini diberikan kepada para pemenang lomba yang telah digelar selama rangkaian HKN, mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan insan kesehatan dalam memeriahkan peringatan penting ini.
Edukasi dan Pembudayaan Gaya Hidup Sehat Berkelanjutan
Upaya Dinas Kesehatan Kota Denpasar tidak hanya berfokus pada penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai, tetapi juga pada edukasi dan pembudayaan gaya hidup sehat. Berbagai program telah dilaksanakan, termasuk safari kesehatan, pemeriksaan kebugaran bagi ASN, serta lomba-lomba kreatif seperti memasak sehat dan senam. Ini semua bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik.
Program-program tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat agar menerapkan kebiasaan hidup sehat sehari-hari, seperti olahraga teratur dan konsumsi gizi seimbang. Pemeriksaan kesehatan berkala juga digalakkan untuk deteksi dini penyakit. Safari kesehatan gratis menjadi salah satu bentuk layanan proaktif yang mendekatkan fasilitas kesehatan kepada warga.
Kepala Dinas Kesehatan dr. Candrawati berharap "Germas benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat." Dengan lingkungan yang bersih dan perilaku hidup sehat, diharapkan dapat menekan angka penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan diare. Ini sekaligus bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Dedikasi dan pengabdian seluruh insan kesehatan, tenaga medis, akademisi, dunia usaha, media, hingga para kader kesehatan diakui sebagai fondasi kuat. "Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan," ujar Arya Wibawa, mengapresiasi kontribusi mereka dalam mewujudkan masyarakat Denpasar yang sehat.
Sumber: AntaraNews