Pasaman Barat, Sumatera Barat – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memberikan penghargaan kepada tiga puskesmas bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Senin (10/11). Apresiasi ini diberikan atas kreativitas dan inovasi mereka dalam menyampaikan informasi, edukasi, serta promosi kesehatan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi seluruh fasilitas kesehatan untuk terus meningkatkan pelayanan.
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk penyemangat agar pelayanan di puskesmas semakin baik. Ia juga menekankan pentingnya semangat Hari Pahlawan untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah tersebut. Ini adalah upaya nyata dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.
Selain penghargaan, Pemkab Pasaman Barat juga gencar mendorong pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit dan memberikan penanganan cepat. Target ambisius 100 persen capaian CKG diharapkan tercapai pada Desember 2025.
Advertisement
Advertisement
Penghargaan Inovasi Promosi Kesehatan Digital
Tiga puskesmas yang menerima penghargaan adalah Puskesmas Simpang Empat sebagai peringkat pertama, diikuti oleh Puskesmas IV Koto Kinali di peringkat kedua, dan Puskesmas Desa Baru di peringkat ketiga. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, sebagai bentuk apresiasi atas inovasi promosi kesehatan mereka. Kreativitas dalam penggunaan media komunikasi digital menjadi kunci keberhasilan mereka.
Inovasi ini mencakup penyampaian informasi kesehatan yang mudah diakses dan menarik bagi masyarakat. Melalui media digital, puskesmas-puskesmas ini berhasil menjangkau lebih banyak warga dengan pesan-pesan kesehatan penting. Kepala Dinas Kesehatan berharap inovasi promosi kesehatan semacam ini dapat ditiru oleh puskesmas lain.
Gina Alecia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar apresiasi, tetapi juga pemicu semangat untuk terus berkreasi. "Penghargaan ini sebagai bentuk penyemangat agar pelayanan di puskesmas semakin baik dan memotivasi puskesmas lainnya agar lebih baik," kata Gina. Peningkatan kualitas pelayanan dan penyebaran informasi kesehatan yang efektif adalah prioritas, sejalan dengan tema Hari Kesehatan Nasional ke-61, "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat".
Advertisement
Advertisement
Gencarkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk Masyarakat
Selain apresiasi terhadap inovasi promosi kesehatan puskesmas, Pemkab Pasaman Barat juga fokus pada program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini telah menjangkau 181.762 orang hingga awal November 2025, atau sekitar 42,48 persen dari target 427.871 orang. CKG bertujuan untuk mendeteksi penyakit seperti diabetes dan gangguan tekanan darah secara dini, dengan petugas yang langsung memberikan obat gratis.
Program CKG dimulai sejak Februari lalu dan menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, anak prasekolah, dewasa, hingga lanjut usia. Data menunjukkan capaian CKG pada bayi mencapai 30,89 persen, balita dan anak prasekolah 20,26 persen, dewasa 35,32 persen, dan lansia 33,86 persen dari target masing-masing. Untuk anak sekolah, CKG dilaksanakan mulai Juli 2025.
Capaian CKG untuk anak sekolah cukup tinggi, yakni 74,05 persen bagi siswa SD, 77,68 persen untuk SMP, dan 77,13 persen untuk SMA. Untuk mencapai target 100 persen pada Desember 2025, Dinas Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Kolaborasi ini penting untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan.
Advertisement
Kolaborasi dilakukan dengan Dinas Pendidikan, Kantor Kementerian Agama, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta sekolah-sekolah. Selain itu, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kabupaten juga dilibatkan untuk menyebarluaskan informasi CKG. Peran orang tua sangat penting, khususnya untuk membawa bayi dan balita mereka mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini.
Sumber: AntaraNews