Polisi Amankan Sopir Truk Penabrak JPO Tendean

Pengemudi berinisial JAS (29) itu kini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Polisi Amankan Sopir Truk Penabrak JPO Tendean
Truk Angkut Alat Berat Tabrak JPO Tendean (Ady Anugrahadi/Liputan6.com)

Sopir truk pengangkut alat berat yang menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean di Mampang, Jakarta Selatan, telah diamankan polisi. Pengemudi berinisial JAS (29) itu kini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap penyebab kecelakaan.

"Sementara masih diamankan," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Mujiyanto di JPO Tendean, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Mujiyanto mengatakan, penyelidikan masih terus dilakukan, termasuk mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran yang dilakukan pengemudi.

Dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena sopir tidak memperhitungkan tinggi muatan saat melintasi JPO.

"Kalau kronologis kejadian otomatis pada saat melintas, truk mungkin belum tahu ketinggiannya, jadi mungkin belum ada perkiraan," ucapnya.

Selain memeriksa pengemudi, polisi juga menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas operasional kendaraan tersebut. Berdasarkan informasi sementara, truk mengangkut alat berat dari kawasan Summarecon Bogor menuju Kejaksaan Agung di Jakarta Selatan.

Benturan truk dengan JPO mengakibatkan kerusakan cukup parah. Bagian tangga terlepas dari badan jembatan, sedangkan salah satu kaki penyangga tampak terangkat akibat dihantam truk yang membawa crane.

Truk Menuju Blok M

Mujiyanto belum bisa memastikan asal dan tujuan truk pengangkut alat berat tersebut. Informasi sementara, kendaraan melaju ke arah Blok M. Kemungkinan, pengemudi hendak menuju lokasi proyek.

“Yang jelas arahnya ke Blok M. Pasti ada proyek di sana. Untuk kepemilikan kendaraan masih dalam penyelidikan,” katanya.

Mujiyanto memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut karena insiden terjadi pada dini hari.

“Mengingat malam hari, korban nihil,” ucapnya.

Selama proses evakuasi JPO, polisi menerapkan pengalihan arus lalu lintas. Kendaraan dari arah timur yang hendak naik ke Jalan Layang Kapten Tendean dialihkan di depan Polsek Mampang menuju kawasan Trans TV.

Sementara arus dari Warung Buncit yang mengarah ke Kapten Tendean dialihkan melalui underpass hingga Traffic Light Kuningan sebelum menuju Jalan Gatot Subroto.

“Pada saat evakuasi nanti dilakukan pengalihan arus, bukan penutupan jalan,” tegas Mujiyanto.

Rekomendasi