Fakta Unik: 10 Peserta Ikuti Pelatihan Operator Komputer bagi Disabilitas, Pemkab Jayapura Buka Peluang Kerja
Pemerintah Kabupaten Jayapura menggelar pelatihan operator komputer bagi disabilitas dan anak terlantar. Langkah ini diharapkan membuka peluang kerja dan meningkatkan kemandirian mereka.
Pemerintah Kabupaten Jayapura, Papua, melalui Dinas Sosial setempat, baru-baru ini menyelenggarakan program pelatihan operator komputer. Inisiatif ini secara khusus ditujukan bagi penyandang disabilitas dan anak terlantar yang berada di wilayah tersebut. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan yang relevan di era digital.
Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, menegaskan pentingnya program ini sebagai langkah konkret. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memastikan penyandang disabilitas memiliki hak yang sama dalam mengakses kesempatan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menciptakan kesetaraan.
Pelatihan intensif ini berlangsung selama dua pekan dengan total 80 jam pembelajaran. Sepuluh peserta, terdiri dari empat penyandang disabilitas dan enam anak terlantar, antusias mengikuti setiap sesi. Mereka dibekali dengan materi teori, praktik langsung, presentasi, serta sesi tanya jawab interaktif.
Meningkatkan Kemandirian dan Peluang Kerja
Wakil Bupati Jayapura, Haris Yocku, menekankan bahwa pelatihan operator komputer ini memiliki tujuan strategis. Program ini dirancang untuk membuka peluang kerja yang lebih luas bagi para penyandang disabilitas dan anak terlantar di Kabupaten Jayapura. Pemerintah daerah berkomitmen untuk mendukung mereka agar dapat bersaing di pasar kerja.
Yocku menambahkan bahwa koordinasi erat dengan dinas terkait akan dilakukan setelah pelatihan selesai. Hal ini bertujuan agar para peserta yang telah menyelesaikan program dapat langsung masuk ke dunia kerja. Upaya ini menunjukkan keseriusan Pemkab Jayapura dalam memberdayakan masyarakatnya.
Menurutnya, "Ini merupakan suatu langkah yang baik untuk bagaimana supaya penyandang disabilitas memiliki hak yang sama juga." Pernyataan ini menggarisbawahi filosofi di balik program. Pelatihan ini juga merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kelompok rentan.
Pelatihan operator komputer ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah. Tujuannya adalah meningkatkan kemandirian, keterampilan, serta daya saing sosial dan ekonomi. Inisiatif ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kehidupan peserta.
Detail Pelaksanaan dan Antusiasme Peserta
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jayapura, Korri Simbolon, menjelaskan lebih lanjut mengenai detail pelaksanaan pelatihan. Ia menyebutkan bahwa program pelatihan operator komputer ini diikuti oleh total 10 orang peserta. Mereka terdiri dari empat penyandang disabilitas dan enam anak terlantar.
Simbolon menambahkan bahwa durasi pelatihan cukup intensif, yakni selama dua pekan penuh. Total jam pelajaran mencapai 80 jam, memastikan peserta mendapatkan pemahaman komprehensif. Metode pembelajaran yang diterapkan meliputi teori, praktik, presentasi, dan sesi tanya jawab interaktif untuk memaksimalkan penyerapan materi.
Ia optimis bahwa kemampuan yang diperoleh dari pelatihan ini akan sangat berguna. "Pelatihan ini sangat berguna bagi mereka sebab dengan kemampuan yang nantinya mereka bisa bekerja," ujar Simbolon. Pernyataan ini menegaskan keyakinan akan prospek kerja para peserta setelah menyelesaikan program.
Inisiatif pelatihan operator komputer ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Jayapura. Mereka berupaya menciptakan masyarakat yang inklusif dan berdaya. Program serupa diharapkan dapat terus berlanjut untuk menjangkau lebih banyak individu yang membutuhkan.
Sumber: AntaraNews