Disnakertrans-PKK Jayapura Gelar Pelatihan Kerja untuk Kurangi Pengangguran

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) bersama TP PKK Kabupaten Jayapura berkolaborasi menggelar pelatihan kerja bagi pemuda guna mengurangi angka pengangguran terbuka di wilayah tersebut.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Disnakertrans-PKK Jayapura Gelar Pelatihan Kerja untuk Kurangi Pengangguran
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi bersama TP PKK Kabupaten Jayapura berkolaborasi memberikan Pelatihan Kerja Jayapura bagi pemuda untuk menekan angka pengangguran terbuka dan membuka peluang di pasar kerja. (AntaraNews)

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat berkolaborasi aktif. Mereka menyelenggarakan program pelatihan komprehensif bagi para pemuda di Kabupaten Jayapura, Papua, pada Sabtu, 22 November. Inisiatif ini bertujuan utama untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang dibutuhkan dalam memasuki pasar kerja yang semakin kompetitif.

Kolaborasi strategis ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran terbuka yang masih menjadi tantangan. Saat ini, tingkat pengangguran di Kabupaten Jayapura tercatat sebesar 6,93 persen, sebuah angka yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Dengan adanya program pelatihan kerja Jayapura ini, diharapkan para peserta dapat lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

Program pelatihan ini melibatkan pelatih dan motivator profesional yang fokus pada pengembangan keterampilan praktis. Mereka mengajarkan cara membuat lamaran kerja yang efektif serta teknik wawancara yang meyakinkan di hadapan calon pemberi kerja. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

Edward Sihotang, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Jayapura, menjelaskan bahwa kolaborasi antara Disnakertrans dan TP PKK ini adalah yang pertama kali dilakukan di wilayah tersebut. Pihaknya secara aktif menggandeng pelatih dan motivator berpengalaman untuk membimbing pemuda-pemudi asli Papua. Fokus utama pelatihan adalah mempersiapkan mereka agar siap bersaing dan memiliki daya tawar di pasar kerja.

Materi pelatihan mencakup aspek-aspek krusial seperti penyusunan surat lamaran kerja yang menarik perhatian perusahaan dan cara mempromosikan diri saat sesi wawancara. "Para pelatih melatih anak-anak kita untuk bisa siap memasuki pasar kerja, dengan praktik membuat lamaran kerja, serta dapat mempromosikan diri pada sesi wawancara masuk sebuah perusahaan," kata Edward Sihotang. Ini menunjukkan komitmen untuk memberikan bekal praktis dan relevan.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan diberikan kesempatan langsung untuk berinteraksi dengan perusahaan melalui bursa kerja. Disnakertrans Jayapura menyelenggarakan bursa kerja yang memungkinkan peserta bertemu langsung dengan pihak perusahaan. Hal ini membuka peluang kerja yang lebih luas bagi mereka yang telah mengikuti program pelatihan kerja Jayapura ini, sehingga mereka bisa langsung menerapkan ilmu yang didapat.

Peluang ini sangat penting mengingat tantangan dalam mencari pekerjaan. Dengan adanya platform ini, diharapkan terjadi percepatan penyerapan tenaga kerja lokal. Inisiatif ini juga berfungsi sebagai jembatan antara pencari kerja dan industri, memastikan kebutuhan kedua belah pihak terpenuhi.

Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura, Dewi S Wonda, menyoroti pentingnya pasar kerja yang digelar pada hari Sabtu tersebut. Seluruh perusahaan yang telah menandatangani komitmen diwajibkan membuka lowongan bagi pencari kerja. Fokus utama adalah memberikan kesempatan kepada orang asli Papua, khususnya yang berdomisili di Kabupaten Jayapura.

Dewi S Wonda menekankan pentingnya menjaga konsistensi komitmen ini oleh seluruh pihak terkait. "Kami berharap komitmen ini harus tetap dijaga agar konsisten, untuk memberikan peluang bagi orang asli Papua khususnya Kabupaten Jayapura berkarya di daerahnya," ujarnya. Ini memastikan keberlanjutan program dan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat lokal.

Selain itu, TP PKK juga mendorong pemerintah daerah untuk menyediakan pelatihan lanjutan secara berkala. Pelatihan ini bertujuan agar tenaga kerja lokal dapat terus meningkatkan keterampilan mereka sesuai dengan perkembangan industri. Peningkatan standar dan keahlian sangat penting agar mereka mampu bertahan dan berkembang di lingkungan kerja yang dinamis dan kompetitif.

Dewi S Wonda juga berpesan kepada para peserta pelatihan kerja Jayapura untuk memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya. Mereka diharapkan menunjukkan tanggung jawab penuh, etos kerja yang baik, dan dedikasi tinggi setelah diterima bekerja. Hal ini akan membangun reputasi positif bagi tenaga kerja lokal dan membuka lebih banyak kesempatan di masa depan, baik bagi individu maupun komunitas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi