Saham RANS Melonjak 34,12 Persen saat Debut Perdana di Bursa Efek Indonesia

Kinerja positif ini didukung oleh tingginya volume transaksi yang mencapai 6.103 lot melalui 1.701 kali transaksi dengan nilai total berkisar Rp184,75 juta. Antusiasme investor pun terlihat dari tebalnya antrean beli (bid) yang tersebar di rentang harga Rp220 hingga Rp228.

Immanuel Christian
Oleh Immanuel Christian - Reporter
Saham RANS Melonjak 34,12 Persen saat Debut Perdana di Bursa Efek Indonesia
Pencatatan saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Jumat, (10/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Saham PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) langsung mencatatkan performa impresif begitu resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada awal perdagangan perdananya, saham emiten industri kreatif ini terpantau melonjak signifikan hingga menyentuh level Rp 228 per saham pada pukul 09.15 WIB. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar Rp58 atau meroket 34,12 persen dari harga penawaran perdana (IPO) yang ditetapkan sebesar Rp170 per saham.

Melesatnya harga saham RANS terjadi sesaat setelah bel perdagangan dibuka. Berdasarkan data pergerakan pasar, saham langsung melesat ke posisi Rp228 dan bertahan stabil di level tersebut, menjadikan harga tertinggi (high), terendah (low), dan penutupan sementara (last) berada di posisi yang sama.

Kinerja positif ini didukung oleh tingginya volume transaksi yang mencapai 6.103 lot melalui 1.701 kali transaksi dengan nilai total berkisar Rp184,75 juta. Antusiasme investor pun terlihat dari tebalnya antrean beli (bid) yang tersebar di rentang harga Rp220 hingga Rp228.

Melalui aksi korporasi ini, RANS melepas sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau setara dengan 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga IPO Rp170, perseroan berhasil menghimpun dana segar mencapai Rp429,25 miliar.

Lonjakan harga pada hari pertama ini juga otomatis mendongkrak nilai kapitalisasi pasar RANS, sejalan dengan minat tinggi dari hampir satu juta investor yang memicu kelebihan permintaan (oversubscribed) sejak masa penawaran umum.

Rencana Alokasi Dana IPO RANS

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin saat pencatatan saham PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Jumat, (10/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin saat pencatatan saham PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), Jumat, (10/7/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

Perseroan telah merancang strategi ekspansi jangka panjang menggunakan dana hasil IPO, dengan rincian sebagai berikut:

  • 37,61 persen (Rp161,5 miliar): Penyelenggaraan konser musik.
  • 19,80 persen (Rp85 miliar): Akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
  • 18,64 persen (Rp80 militar): Pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland.
  • 8,82 persen (Rp37,8 miliar): Penguatan modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
  • 8,15 persen (Rp35 miliar): Investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi.
  • 6,98 persen (Rp29,95 miliar): Pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi Perseroan.

Menanggapi momentum bersejarah bagi perusahaan berbasis kreator (creator-based venture) ini, Pendiri RANS, Raffi Ahmad, menegaskan komitmennya terhadap para pemegang saham.

"Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia. Kepercayaan publik adalah amanah yang akan terus kami jaga melalui tata kelola yang baik dan pertumbuhan yang berkelanjutan," ujar Raffi Ahmad.

IHSG Turut Menghijau

Aksi debut RANS yang gemilang ini berjalan beriringan dengan kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang bergerak di zona hijau. IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 5.963, dan pada pukul 09.05 WIB terpantau berada di posisi 5.932 (naik 0,34 persen). Sementara itu, indeks LQ45 ikut terkerek naik 0,37 persen ke level 589.

Pada awal sesi, IHSG bergerak di rentang tertinggi 5.949,99 dan terendah 5.927,29 dengan dukungan 332 saham yang menguat. Sebanyak 135 saham melemah dan 196 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 332.167 kali dengan volume 1,3 miliar saham dan nilai transaksi harian mencapai Rp 835,6 miliar.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terpantau menguat dengan posisi dolar AS berada di level Rp18.070 per USD.

Pihak manajemen RANS mengingatkan para calon investor untuk tetap mengacu pada prospektus resmi yang telah diungkapkan secara lengkap sebagai referensi utama dalam memahami profil usaha, strategi, hingga faktor risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Rekomendasi