Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Papua, mengambil langkah konkret dalam upaya menekan angka pengangguran di wilayahnya. Langkah ini diwujudkan melalui program peningkatan keterampilan tenaga kerja di bidang otomotif yang menyasar puluhan warga setempat. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan bahwa program pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya para pencari kerja, serta menekan angka pengangguran yang ada. Inisiatif ini menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Jayapura dalam pembangunan sumber daya manusia.
Dalam kegiatan ini, para peserta tidak hanya diberikan materi teori, tetapi juga bimbingan dan praktik langsung. Hal ini penting agar mereka benar-benar memahami bagaimana memperbaiki kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor. Diharapkan, setelah menyelesaikan pelatihan ini, para peserta memiliki kompetensi yang memadai untuk terjun ke dunia kerja.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pemkot Jayapura Atasi Pengangguran
Pemerintah Kota Jayapura menunjukkan keseriusan dalam mengatasi isu pengangguran melalui berbagai program terstruktur. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menyatakan bahwa pelatihan ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dan mengurangi jumlah pengangguran di Kota Jayapura.
Rustan Saru menjelaskan bahwa selama pelatihan, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar secara komprehensif. Mereka dibekali dengan bimbingan serta praktik langsung yang intensif. Pendekatan ini bertujuan agar setiap peserta memiliki pemahaman mendalam tentang perbaikan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.
Setelah mengikuti Pelatihan Otomotif Jayapura ini, Rustan Saru berharap para peserta mampu bekerja secara mandiri dan profesional. Bahkan, ia mendorong agar mereka dapat membuka usaha sendiri. Dengan demikian, mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru yang dapat menyerap tenaga kerja lainnya.
Advertisement
Advertisement
Mencetak Tenaga Kerja Siap Pakai dan Mandiri
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Rory Huwae, menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kerja. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai di bidang otomotif. Melalui inisiatif ini, Disnaker berupaya mencetak individu yang kompeten dan siap berkontribusi di pasar kerja.
Pelatihan ini dilaksanakan selama 20 hari dengan menggandeng beberapa mitra strategis. Mitra tersebut meliputi bengkel resmi dan lembaga pendidikan kejuruan terkemuka di Jayapura. Di antaranya adalah PT Hasrat Abadi Yamaha Polimak untuk pelatihan montir motor, serta PT Combos Entrop dan SMK Negeri 3 Jayapura untuk pelatihan montir mobil.
Peserta Pelatihan Otomotif Jayapura ini merupakan warga yang berdomisili di lima distrik di Kota Jayapura. Mereka telah melalui proses seleksi ketat yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja. Proses seleksi ini memastikan bahwa peserta yang terpilih memiliki motivasi dan potensi untuk mengikuti pelatihan dengan baik.
Advertisement
Total peserta yang terlibat dalam program ini adalah sebanyak 40 orang. Jumlah tersebut terbagi menjadi 20 peserta untuk pelatihan montir mobil dan 20 peserta lainnya untuk pelatihan montir motor. Keterlibatan peserta dari berbagai distrik menunjukkan jangkauan program yang luas dan inklusif.
Advertisement
Dampak Pelatihan Otomotif Jayapura bagi Ekonomi Lokal
Dengan adanya Pelatihan Otomotif Jayapura ini, Disnaker Kota Jayapura memiliki harapan besar terhadap para peserta. Rory Huwae berharap peserta tidak hanya siap memasuki dunia kerja sebagai karyawan. Namun, mereka juga diharapkan memiliki kemampuan untuk membangun usaha sendiri di bidang otomotif.
Kemampuan untuk berwirausaha ini sangat penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi. Jika banyak peserta yang berhasil membuka bengkel atau usaha terkait otomotif, hal ini akan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Ini juga akan membantu dalam penyerapan tenaga kerja di tingkat lokal, mengurangi ketergantungan pada sektor formal.
Inisiatif seperti Pelatihan Otomotif Jayapura ini merupakan investasi jangka panjang bagi Kota Jayapura. Dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, pemerintah daerah berupaya menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan. Pelatihan ini menjadi jembatan bagi masyarakat untuk meraih peluang kerja dan berwirausaha.
Advertisement
Sumber: AntaraNews