Direktur Utama Terra Drone Michael Wishu Ditangkap Polisi Setelah Ditetapkan Tersangka
Polisi menangkap Direktur Utama Terra Drone Michael Wishnu Wardana setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran yang menewaskan 22 orang.
Polisi telah menangkap Direktur Utama (Dirut) Terra Drone, Michael Wishnu Wardana, setelah dia ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden kebakaran yang mengakibatkan 22 orang kehilangan nyawa.
"Pagi tadi (ditangkap)," ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, saat dihubungi pada Kamis (11/12/2025). Roby tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai proses penangkapan Michael Wishnu Wardana, termasuk lokasi penahanannya.
Penetapan status tersangka terhadap Michael Wishnu Wardana terjadi setelah dilakukan gelar perkara pada Rabu, 10 Desember 2025. Dia dikenakan Pasal 187, Pasal 188, dan Pasal 359 KUHP terkait kejahatan yang membahayakan keamanan publik (seperti kebakaran, ledakan, dan banjir) serta kelalaian yang menyebabkan kematian.
Di sisi lain, DVI Polri telah menyelesaikan proses identifikasi seluruh korban kebakaran Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, di mana total 22 jenazah yang diterima di RS Polri, Kramat Jati, berhasil dikenali satu per satu.
"Sampai dengan sore hari ini, Rabu tanggal 10 Desember 2025 pukul 16.53 WIB, tim DVI telah menyelesaikan identifikasi terhadap 22 kantong jenazah," kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Polri, Brigjen Prima Heru, di RS Polri, Jakarta Timur, pada Rabu (10/12/2025).
Proses identifikasi melibatkan tim dokter forensik yang menggunakan metode seperti pencocokan sidik jari, pemeriksaan medis, serta analisis gigi dan properti yang ditemukan pada jenazah. Dari hasil rekonsiliasi ketiga, 12 nama korban telah teridentifikasi.
Sebelumnya, tiga korban telah teridentifikasi pada malam Selasa dan tujuh orang pada pagi Rabu. Dengan tambahan tersebut, semua 22 jenazah korban kebakaran kini telah terverifikasi.
"Jumlah korban yang dilaporkan hingga saat ini mencapai 22 orang, dan pada pukul 15.30 WIB, kami telah melakukan rekonsiliasi ketiga untuk menentukan identitas korban, di mana 12 jenazah berhasil teridentifikasi. Kemarin malam ada 3, tadi pagi 7, dan sore ini ada 12. Jadi total semuanya 22," jelasnya.
Michael Wisnu, Direktur Terra Drone, kini telah ditetapkan sebagai tersangka
Menurut informasi yang diperoleh dari situs resmi Terra Drone, Michel saat ini memegang posisi sebagai Managing Director. Ia merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan latar belakang pendidikan di bidang Teknik.
Penetapan Michael Wisnu sebagai tersangka dilakukan setelah pihak penyidik menggelar perkara pada Rabu, 10 Desember 2025. Dalam kasus ini, MW dikenakan pasal 187, 188, dan 359 KUHP yang berhubungan dengan tindak kejahatan yang dapat membahayakan keamanan masyarakat, seperti kebakaran, ledakan, atau banjir, serta kelalaian yang menyebabkan kematian.
Terra Drone adalah perusahaan yang menyediakan layanan pesawat tanpa awak atau drone, menawarkan berbagai solusi mulai dari survei udara, inspeksi infrastruktur, hingga analisis data. Perusahaan ini berpusat di Jepang dan telah beroperasi di lebih dari 25 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Turki, Australia, dan Brasil.
Di sisi lain, Terra Drone Indonesia (TDID) yang merupakan bagian dari Terra Drone Group, fokus pada penyediaan layanan pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone. Selain itu, perusahaan ini juga memberikan pelatihan dan konsultasi bagi korporasi yang telah menggunakan drone dalam aktivitas operasional sehari-hari.
Rekam jejak PT Terra Drone
Dalam lima tahun terakhir, Terra Drone Indonesia telah berhasil menyelesaikan survei udara di area seluas lebih dari 600.000 hektar konsesi dan sepanjang 2.500 kilometer koridor. Kegiatan operasional ini mencakup berbagai sektor industri, mulai dari pertambangan, utilitas, hingga perkebunan.
Secara global, Terra Drone memiliki anak perusahaan dan mitra strategis yang terbagi menjadi tiga kategori utama, yaitu penyedia jasa, produsen drone, dan pengembang perangkat lunak. Perusahaan ini memadukan teknologi mutakhir dengan kemampuan serta kompetensi tim lokal di setiap negara, sehingga menciptakan peluang untuk menguasai pasar lokal.
Adapun sektor industri yang terlibat dalam kegiatan Terra Drone meliputi pertambangan, konstruksi, minyak dan gas, transmisi dan pembangkit energi, serta sektor perkebunan dan agrikultur.
Untuk mendukung operasional yang luas ini, perusahaan juga mengembangkan berbagai produk inovatif, seperti Terra Topo, Terra Inspect, Terra Explo, Terra Patro, dan Terra Agri. Dengan kombinasi teknologi dan keahlian lokal, Terra Drone tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang ditawarkan kepada pelanggan di berbagai sektor industri.