Dinkes Kepri Ungkap Capaian Program Kesehatan Gratis Kepri Tunjukkan Tren Positif
Dinas Kesehatan Kepri melaporkan Capaian Program Kesehatan Gratis Kepri menunjukkan tren positif dengan partisipasi tinggi masyarakat dan fasilitas kesehatan, mendorong deteksi dini penyakit.
Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) mengumumkan bahwa capaian layanan Program Kesehatan Gratis (PKG) di wilayahnya menunjukkan tren yang sangat positif. Program ini telah berjalan hingga pekan ke-21 dengan antusiasme tinggi dari masyarakat serta dukungan penuh dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di kabupaten/kota.
Plt Kepala Dinkes Kepri, Yosei Susanti, menjelaskan bahwa data terbaru per 25 Mei 2026 mencatat jumlah pendaftar PKG telah mencapai 193.763 orang. Dari angka tersebut, sebanyak 184.730 orang atau sekitar 95,3 persen telah hadir untuk mendapatkan layanan kesehatan yang disediakan.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat, sekaligus meningkatkan deteksi dini faktor risiko penyakit di Kepulauan Riau. Masyarakat diajak untuk tidak menunggu sakit guna menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas terdekat.
Partisipasi Masyarakat dan Capaian Angka PKG Tunjukkan Peningkatan
Yosei Susanti mengungkapkan bahwa jumlah masyarakat yang telah menyelesaikan layanan PKG di Kepri telah mencapai 137.917 orang. Angka ini mencerminkan keberhasilan program dalam memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada peserta.
Secara keseluruhan, pelaksanaan PKG di Kepri menunjukkan capaian yang cukup baik terhadap target tahunan yang telah ditetapkan. Dari total 2.244.482 penduduk, capaian pemeriksaan telah mencapai 8,2 persen.
Lebih lanjut, jika dibandingkan dengan target PKG tahun 2026, program ini telah mencapai 17,9 persen dari sasaran yang diharapkan. Data ini menunjukkan progres signifikan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Kepulauan Riau.
Distribusi Peserta PKG dan Jangkauan ke Kelompok Anak Sekolah
Kota Batam tercatat sebagai daerah dengan jumlah peserta PKG terbanyak, mencapai 111.781 orang. Disusul oleh Kabupaten Bintan dengan 32.042 orang, dan Kabupaten Karimun yang mencatat 20.696 peserta.
Selain menyasar masyarakat umum, pelaksanaan PKG di Kepri juga fokus pada kelompok anak sekolah. Hingga saat ini, jumlah peserta PKG dari kalangan pelajar telah mencapai 52.115 anak. Angka ini merupakan 11,5 persen dari target yang telah ditetapkan untuk segmen sekolah.
Proporsi pemeriksaan tertinggi pada kelompok anak sekolah didominasi oleh jenjang SD, yaitu sebesar 58,8 persen. Sementara itu, siswa SMA menyumbang 22,5 persen dan SMP sebesar 18,7 persen dari total peserta PKG sekolah.
Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Peningkatan Cakupan PKG
Dinkes Kepri terus aktif mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memastikan cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat semakin meningkat. Upaya ini melibatkan pemerintah kabupaten/kota, puskesmas, fasilitas pelayanan kesehatan, serta satuan pendidikan.
Melalui sinergi ini, Dinkes Kepri berharap Program Kesehatan Gratis dapat secara efektif memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan. Hal ini krusial untuk meningkatkan deteksi dini faktor risiko penyakit, khususnya di seluruh wilayah Kepulauan Riau.
Masyarakat yang belum mengikuti PKG memiliki kesempatan untuk mendaftar secara daring melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Alternatif lain, mereka dapat langsung datang ke puskesmas terdekat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan tanpa harus menunggu kondisi sakit.
Sumber: AntaraNews