Dapat Laporan, Intelijen Kejagung Amankan Sejumlah Kajari
Pimpinan Kejagung sudah berulang kali mengingatkan seluruh jajaran agar tidak bermain-main.
Sejumlah kepala kejaksaan negeri (Kajari) diperiksa tim intelijen Kejaksaan Agung. Salah satunya Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Sumatra Utara.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna menegaskan, hal tersebut bagian dari deteksi dini atas pengaduan yang masuk ke Kejaksaan Agung.
Kejagung, kata dia, langsung merespons setiap laporan sebagai wujud kebijakan zero tolerance terhadap penyimpangan di internal.
"Ada beberapa Kajari yang diamankan oleh tim intelijen dalam rangka mendeteksi dini, juga bagian dari zero tolerance," kata Anang kepada wartawan, Selasa (27/1/2026).
Ada Pengaduan yang Masuk
Anang menyebut, pimpinan Kejagung sudah berulang kali mengingatkan seluruh jajaran agar tidak bermain-main. Kejaksaan diminta bekerja profesional dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
"Nah, dalam perkembangan, ada beberapa pengaduan-pengaduan yang masuk ke kami dan langsung kita tindak lanjuti, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah," ucap dia.
Dia memgaku belum dapat membuka detail pemeriksaan ke publik. Hasil penyelidikan awal mengarah pada persoalan profesionalitas penanganan perkara.
Terdeteksi Ada Konflik Kepentingan
Selain itu terdeteksi adanya konflik kepentingan serta masalah manajerial dan kepemimpinan yang dinilai tidak kondusif, baik di internal maupun ke eksternal.
"Jadi mohon dipahami, kami tidak bisa terlalu terbuka dalam hal ini karena masih dalam pendalaman," ucap dia.
Anang menegaskan, hingga saat ini belum ditemukan barang bukti. Pemeriksaan masih sebatas klarifikasi awal yang baru berlangsung beberapa hari terakhir.
"Sementara hanya itu," tandas dia.