Bupati Bantaeng: Daftar Tunggu Haji Kami Terpanjang di Indonesia dan Dunia, 49 Tahun
Bupati Bantaeng sedang berkomunikasi dengan Kementerian Agama RI untuk meminta tambahan kuota haji guna memangkas panjangnya daftar tunggu.
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin menjemput langsung kepulangan jemaah haji Kelompok Terbang (kloter) 8 Debarkasi Makassar di Apron Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin malam (16/6). Dalam kesempatan itu, dia mengungkapkan, daftar tunggu jemaah haji asal Kabupaten Bantaeng kini mencapai 49 tahun, yang disebutnya sebagai daftar tunggu terlama di Indonesia bahkan dunia.
Fauzy mengaku sempat khawatir karena banyaknya jemaah lanjut usia (lansia) dari daerahnya yang berangkat haji. Namun, ia bersyukur 180 jemaah haji asal Bantaeng tiba dengan selamat di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
"Memang kita sempat khawatir dari awal keberangkatan, dari beberapa jamaah haji memang kelihatannya kondisinya sudah cukup rentan. Tapi alhamdulillah saat tiba tadi kami sudah mendapatkan info bahwa 100 persen jamaah haji dari Bantaeng dalam kondisi sehat," katanya di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (17/6) dini hari.
"Memang ada sedikit yang mengalami sakit, tapi itu biasa. Alhamdulillah sampai semua pulang dalam kondisi sehat walafiat kembali ke tanah air," imbuh Fauzy.
Waktu Tunggu 49 Tahun
Putra mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah ini menegaskan, daftar tunggu haji di Kabupaten Bantaeng merupakan yang paling panjang.
"Jadi memang Kabupaten Bantaeng ini dalam daftar daerah dengan daftar tunggu terlama se-Indonesia, bahkan se-dunia," ujarnya.
Meski jumlah penduduk Kabupaten Bantaeng tergolong kecil, minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi.
"Penduduk kami memang kecil, tapi peminat haji cukup tinggi," sebutnya.
Dia menyampaikan, pihaknya sedang berkomunikasi dengan Kementerian Agama RI untuk meminta tambahan kuota haji guna memangkas panjangnya daftar tunggu.
"Oleh karena itu kami berharap bisa berkomunikasi dengan Kementerian Agama agar bagaimana kuota haji di Kabupaten Bantaeng bisa ditambah. Menunggu 49 tahun itu cukup lama, sedangkan calon jemaah haji pesertanya cukup banyak," ucapnya.
Sebagai informasi, dari total 393 jemaah haji kloter 8 yang diberangkatkan, tercatat 390 orang tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar menyebut, dua jemaah asal Kabupaten Bulukumba terpaksa turun di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, karena alasan kesehatan. Mereka adalah Abdul Rauf Saguni (79) dan istrinya, Hajrah Lenggeng.