Fakta Unik: 130 Calon Haji Tapin 2026 Siap Berangkat Setelah 14 Tahun Menanti
Sebanyak 130 Calon Haji Tapin 2026 akhirnya siap menunaikan ibadah setelah penantian panjang 14 tahun. Simak persiapan dan tantangan yang mereka hadapi!
Sebanyak 130 warga Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, kini dapat bernapas lega setelah nama mereka masuk dalam daftar calon haji yang akan berangkat pada tahun 2026. Penantian ini terbilang panjang, yakni selama 14 tahun, sejak mereka mendapatkan porsi keberangkatan pada Desember 2011 lalu. Kabar gembira ini disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Tapin, Salmiah Rajebi, di Rantau pada Sabtu.
Untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan, Kemenag Tapin telah mengumpulkan para calon haji guna melengkapi berbagai berkas administrasi penting. Dokumen-dokumen seperti paspor, rekening pelunasan biaya haji, dan persiapan teknis lainnya menjadi fokus utama dalam pertemuan tersebut. Langkah proaktif ini diambil untuk meminimalisir kendala yang mungkin muncul menjelang keberangkatan.
Pengumpulan jamaah ini bertujuan agar seluruh proses administrasi dan persiapan dapat berjalan dengan mulus. Salmiah Rajebi menegaskan, "Dengan pengumpulan jamaah ini diharapkan nanti saat keberangkatan prosesnya dapat lebih lancar." Kemenag Tapin berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para calon haji agar ibadah mereka dapat terlaksana dengan khusyuk dan tanpa hambatan.
Persiapan Matang Calon Haji Tapin 2026
Kementerian Agama Tapin tidak hanya berfokus pada kelengkapan berkas administrasi semata, tetapi juga menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental bagi para Calon Haji Tapin 2026. Para calon diimbau untuk menjaga kesehatan sejak dini agar kondisi tubuh tetap prima saat menunaikan ibadah haji. Selain itu, partisipasi aktif dalam pembinaan manasik haji juga sangat dianjurkan.
Pembinaan manasik haji merupakan sarana penting bagi calon jamaah untuk memahami tata cara ibadah haji yang benar sesuai syariat. Kemenag Tapin juga membuka ruang konsultasi yang luas bagi para calon haji. Ruang konsultasi ini melayani berbagai pertanyaan terkait proses administrasi maupun materi pembinaan manasik haji.
Rajebi menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan untuk membekali calon haji dengan pemahaman yang mendalam. "Upaya ini dilakukan agar para calon haji memiliki pemahaman yang matang sebelum berangkat ke Tanah Suci," katanya. Dengan persiapan yang matang, diharapkan para Calon Haji Tapin dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan penuh kekhusyukan.
Kuota dan Informasi Penting Haji Tapin
Dari total kuota yang tersedia, sebanyak 126 Calon Haji Tapin 2026 akan berangkat sesuai urutan kursi yang telah ditetapkan. Sementara itu, empat calon haji lainnya masuk dalam kategori lanjut usia (lansia), mendapatkan prioritas keberangkatan. Meskipun demikian, informasi mengenai ongkos perjalanan haji (ONH) untuk tahun 2025 masih menunggu ketetapan resmi dari pemerintah pusat.
Kabupaten Tapin sendiri mendapatkan kuota sebanyak 135 jamaah untuk musim ibadah haji 2025, sesuai dengan jatah yang diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Para jamaah haji dari Kabupaten Tapin akan tergabung dalam Kloter BDJ-07 Embarkasi Banjarmasin. Mereka akan berangkat bersama calon haji asal Balangan dan Banjarbaru, dengan total mencapai 423 orang termasuk petugas.
Jumlah jamaah haji asal Tapin pada tahun 2025 ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024. Pada tahun sebelumnya, jumlah jamaah haji dari Tapin mencapai 235 orang. Penurunan kuota ini menjadi perhatian, namun Kemenag Tapin tetap berupaya optimal dalam melayani seluruh calon haji yang akan berangkat.
Sumber: AntaraNews